Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

6 Cara Mulai Investasi Tanpa Takut Rugi untuk Pemula

6 Cara Mulai Investasi Tanpa Takut Rugi untuk Pemula Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keinginan untuk memiliki masa depan finansial yang mapan kerap kali terbentur oleh satu tembok besar, yaitu rasa takut akan kerugian.

Kekhawatiran melihat angka di saldo menurun dalam sekejap membuat banyak orang memilih untuk tetap berada di zona nyaman, meskipun sadar bahwa nilai uang perlahan tergerus inflasi.

Namun, benarkah investasi selalu menjadi spekulasi yang menakutkan? Sebetulnya, terdapat strategis dan prinsip dasar yang jarang disadari pemula untuk menjaga modal tetap aman.

Untuk mengetahui bagaimana cara mulai investasi tanpa takut rugi, mari simak penjelasan di artikel berikut sampai akhir.

Cara Mulai Investasi Tanpa Takut Rugi

Banyak orang terjun ke dunia investasi tanpa mengetahui dengan benar bahwa ada upaya sistematis untuk memitigasi risiko sejak hari pertama.

Berikut ini adalah beberapa cara mulai investasi tanpa takut rugi yang dapat dilakukan oleh para investor, terutama pemula.

1. Pahami Dasar-Dasar Investasi

Umumnya, ketakutan berinvestasi muncul akibat minimnya literasi mengenai cara kerja pasar, suatu instrumen, risiko, hingga potensi keuntungannya.

Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami konsep dasar investasi. Informasi terkait hal ini bisa didapatkan dari mana saja, seperti buku, video, artikel, webinar, dan lain sebagainya.

Salah satu prinsip utama investasi yang wajib diketahui adalah high risk, high return. Artinya, potensi imbal hasil yang tinggi biasanya datang dengan risiko besar.

2. Kenali Profil Risiko

Perlu diingat bahwa tingkat toleransi risiko pada setiap investor tidak sama. Ada yang nyaman dengan risiko besar karena mendapatkan keuntungan tinggi dan sebaliknya.

Mengenali profil risiko ini termasuk krusial karena bisa membantu dalam menentukan instrumen yang sesuai dengan kenyamanan pribadi. Terdapat tiga profil risiko investasi, antara lain:

  • Konservatif: Berfokus pada keamanan modal sehingga lebih suka dengan instrumen yang memiliki risiko relatif rendah.
  • Moderat: Cukup berani mengambil risiko daripada investor konservatif demi memperoleh keuntungan lebih besar.
  • Agresif: Siap menghadapi fluktuasi tinggi (risiko besar) untuk mendapatkan potensi imbal hasil yang maksimal.

3. Tentukan Tujuan

Selanjutnya, yaitu tentukan tujuan investasi yang ingin dicapai, baik jangka pendek, menengah, atau panjang. Misalnya, untuk biaya pernikahan, dana darurat, atau membeli rumah.

Dengan tujuan ini, investor dapat memilih instrumen investasi yang relevan dan setiap keputusan mempunyai arah lebih jelas.

4. Mulai Perlahan

Cara mulai investasi tanpa takut rugi lainnya, yaitu pelan-pelan saja. Alih-alih terburu-buru untuk berinvestasi dalam jumlah besar, sebaiknya mulai dari nominal kecil.

Langkah ini efektif, terutama bagi pemula agar dapat beradaptasi dengan dinamika pasar tanpa harus merasa tertekan oleh risiko kehilangan modal banyak.

Menempatkan uang dalam jumlah kecil secara berkala juga bagus untuk mendapatkan harga rata-rata aset. Salah satu instrumen yang relevan dengan strategi ini adalah emas.

Kini, investor dapat memiliki emas sebagai aset investasi dengan berbagai metode, seperti angsuran melalui layanan Cicil Emas dari Pegadaian.

5. Diversifikasi Investasi

Untuk meminimalkan risiko kerugian, cobalah melakukan diversifikasi investasi. Dalam hal ini, sebarkan dana ke beberapa instrumen, seperti pada emas, reksa dana, obligasi, atau lainnya.

Strategi ini dapat membuat portofolio investasi menjadi lebih seimbang sehingga tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi pada satu jenis aset.

6. Konsultasi dengan Ahli Keuangan

Apabila masih ragu-ragu dalam melangkah, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan atau investasi dan meminta saran yang tepat.

Nasihat dari profesional memungkinkan investor untuk meningkatkan rasa percaya diri sehingga keputusan investasi bisa diambil secara bijak tanpa kontrol emosional berlebihan.

Pada dasarnya, ketakutan akan risiko investasi adalah hal yang wajar. Namun, jangan sampai menghentikan langkah untuk meraih kemandirian finansial.

Selain cara mulai investasi tanpa takut rugi di atas, memilih instrumen dengan tepat adalah yang tidak kalah penting. Pastikan telah sesuai dengan profil risiko.

Jika berorientasi pada stabilitas dan keterjangkauan, maka emas adalah jawabannya. Untuk membantu mewujudkannya, kamu bisa mengandalkan aplikasi Tring! by Pegadaian.

Platform digital ini memungkinkan kamu berinvestasi emas secara lebih praktis dan modern dengan metode tabungan atau cicilan sesuai kebutuhan.

Jadi, yuk jangan tunda lagi untuk mulai mengamankan aset masa depan dan kelola portofolio dalam satu genggaman dengan aplikasi Tring! by Pegadaian!

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: