Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Telur Anjlok, Bapanas dan Bulog Pasok Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Produksi Peternak

Harga Telur Anjlok, Bapanas dan Bulog Pasok Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Produksi Peternak Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Depresiasi Harga Telur

Langkah intervensi di sisi hulu melalui subsidi pakan dipicu anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak Magetan yang saat ini berada di kisaran Rp19.000 hingga Rp21.000 per kg. Angka tersebut jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp26.500 per kg.

Data Badan Pusat Statistik turut mengonfirmasi tekanan harga tersebut. Telur ayam ras tercatat mengalami deflasi bulanan sebesar 4,29% pada April 2026.

Untuk menjaga stabilitas di sisi hilir, Bapanas telah mengoordinasikan penyerapan produksi peternak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemanfaatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bupati MagetanNanik Endang Rusminiarti, mengapresiasi kolaborasi cepat antara Bapanas dan Bulog dalam menjaga stabilitas sektor perunggasan daerah. Ia berharap intervensi harga pakan tersebut dapat memberikan ruang napas bagi peternak.

Baca Juga: Harga Telur Bergejolak, Kementan Gaspol Serapan Pasar dan Hilirisasi

Baca Juga: Kadin Dorong Pengusaha Lokal Tingkatkan Produksi Telur untuk MBG, Kebutuhan Capai 480 Juta Butir per Bulan

“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Bapanas dan Bulog atas kontribusinya dalam mengatasi persoalan pakan ternak di Magetan. Penyaluran jagung ini diharapkan membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak,” ungkap Nanik.

Selain subsidi pakan, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mendorong penyerapan telur langsung dari peternak oleh ASN sebanyak 1 kg per orang dengan target 6.000 orang secara berkala. Selain itu, pemerintah daerah mengoptimalkan program pemberian makanan tambahan melalui Dinas Sosial untuk penanganan stunting.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri