TUGU Tunggu Arahan Danantara soal Konsolidasi 15 Asuransi BUMN Jadi 3
Kredit Foto: Istimewa
Langkah tersebut akan melibatkan sejumlah perusahaan asuransi yang berada dalam ekosistem BUMN dan entitas afiliasi. Pada kelompok asuransi jiwa terdapat PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), PT BNI Life Insurance, PT BRI Asuransi Jiwa (BRI Life), PT Pertalife, PT Taspen Life, dan PT Mandiri Inhealth Indonesia.
Sementara kelompok asuransi umum meliputi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT BRINS, PT Tripakarta, PT Jasa Raharja Putera, dan PT Bina Griya Upakara.
Adapun segmen asuransi kredit dan penjaminan mencakup Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) serta PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).
Di sisi regulator, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya menyatakan belum menerima dokumen resmi terkait rencana merger tersebut.
Baca Juga: Pertaruhan Negara Merestrukturisasi BUMN Lewat Danantara
Baca Juga: Dony Oskaria Beri Peringatan Keras Bos BUMN soal Risiko Gagal Transformasi
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan hingga pertengahan tahun lalu belum ada pengajuan formal dari pemerintah maupun Danantara.
“Sampai saat ini kami masih belum menerima dokumen resmi dari pemerintah ataupun Danantara,” ujar Ogi dalam konferensi pers RDKB Juni 2025 pada Senin (4/8/2025).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: