Purbaya Cs Tak Mau Duit Negara Numpuk di Akhir Tahun, Belanja Negara Kuartal I Tembus 25%
Kredit Foto: Istimewa
Selain mendorong konsumsi rumah tangga, percepatan belanja pemerintah juga dinilai mampu menopang investasi dan aktivitas produksi nasional. Belanja pemerintah tercatat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan konsumsi yang tumbuh lebih dari 20% pada awal tahun.
“Government spending yang bagus itu adalah yang disiplin, berdampak, dan tepat waktu. Itulah yang kami coba jaga dari Kementerian Keuangan,” imbuh Herman.
Dari sisi produksi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejumlah sektor seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian, informasi dan komunikasi, serta akomodasi dan makan minum mengalami pertumbuhan signifikan.
Pada kesempatan yang sama, Herman menegaskan pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal di tengah upaya memperkuat ekspansi ekonomi. Defisit APBN juga dipastikan tetap dijaga di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).
“Kunci menjaga fiskal yang sehat dan efektif adalah menjaga keseimbangan antara kebutuhan untuk ekspansi dan pertumbuhan, serta disiplin dalam menjaga kesehatan fiskal itu sendiri. Oleh sebab itu, kami tetapkan defisit fiskal akan dijaga di bawah 3 persen dari PDB,” tandasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri