Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dunia Tengah Hadapi Krisis Iklim hingga Polusi, Pendidikan Dituntut Berubah

Dunia Tengah Hadapi Krisis Iklim hingga Polusi, Pendidikan Dituntut Berubah Kredit Foto: Redaksi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis: krisis perubahan iklim, krisis polusi dan sampah, serta krisis hilangnya keanekaragaman hayati.

Situasi ini, menurutnya, menuntut sistem pendidikan untuk bertransformasi agar mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif dan integritas ekologis.

Ini disampaikan Menteri Jumhur dalam orasi ilmiah bertema “Building a World-Class Educational Hub with Global Impact: Green Metric and Sustainability for the Future”.

“Green jobs bukan lagi konsep abstrak. Dunia bergerak sangat cepat menuju ekonomi rendah karbon, dan Indonesia harus menyiapkan SDM yang mampu bersaing,” ujarnya, dikutip dari siaran pers KLH, Selasa (19/5).

Lebih lanjut, Menteri Jumhur menekankan bahwa pendidikan vokasi harus berperan sebagai pusat pengembangan talenta hijau yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, pengelolaan limbah, teknologi lingkungan, dan ekonomi sirkular. 

Transformasi tersebut perlu didukung dengan penyesuaian kurikulum yang selaras dengan tuntutan industri hijau, termasuk penguatan materi terkait ESG (environmental, social, governance), teknologi rendah karbon, audit energi, pengelolaan sampah, serta penghitungan emisi karbon.

Selain itu, Menteri Jumhur mendorong agar kampus tidak hanya menjadi tempat belajar secara teoritis, tetapi juga berfungsi sebagai living laboratory keberlanjutan. Praktik nyata pengelolaan lingkungan di lingkungan pendidikan dinilai penting untuk membentuk pengalaman langsung bagi mahasiswa.

Sejalan dengan hal tersebut, Rektor Universitas Indonesia (UI),  Heri Hermansyah, turut memberikan apresiasi atas kontribusi dan perkembangan Vokasi UI selama hampir dua dekade terakhir. Heri menegaskan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan pembangunan berkelanjutan. 

“Vokasi UI telah menunjukkan peran strategis dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di berbagai sektor. Saya berharap Vokasi UI terus memperkuat inovasi, kolaborasi internasional, serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” jelas Heri.

Menteri Jumhur juga menyoroti pentingnya penguatan kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media sebagai kunci percepatan transformasi hijau nasional. Dalam konteks ini, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan solusi lingkungan.

Baca Juga: Heboh! Sampah Kini Bisa Jadi Energi Listrik dan Aspal

Baca Juga: Pemerintah Sulap Tumpukan Sampah Jadi BBM Terbarukan Lewat Teknologi Pirolisis

Kepada mahasiswa, Menteri Jumhur menyampaikan pesan agar tidak hanya menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan digital, tetapi juga tumbuh sebagai generasi ekologis yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan. “Jangan hanya menjadi generasi digital. Jadilah generasi ekologis,” pesan Menteri Jumhur di hadapan ratusan mahasiswa Vokasi UI.

KLH/BPLH menegaskan bahwa isu lingkungan hidup kini telah menjadi isu strategis yang berkaitan erat dengan ekonomi, kesehatan, dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, penguatan pendidikan vokasi hijau sebagai langkah krusial dalam menyiapkan generasi muda Indonesia menghadapi dinamika global sekaligus memperkuat daya saing nasional menuju ekonomi yang berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: