- Home
- /
- Government
- /
- Government
Bos Danantara Tegaskan Pembentukan DSI Sudah Sejalan dengan Prinsip OECD
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Sebagai informasi, Indonesia tengah menjalani proses aksesi ke OECD yang dimulai sejak 2023 dan ditargetkan rampung secepat mungkin.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi nasional mendukung visi Indonesia Emas 2045 sekaligus mempercepat transformasi menuju negara maju.
Penyelarasan dengan standar OECD diharapkan dapat memperkuat kualitas kebijakan dan regulasi agar selaras dengan praktik terbaik internasional, sehingga mampu meningkatkan daya saing, kredibilitas global, serta kepercayaan investor.
Selain itu, upaya tersebut juga dinilai dapat mendorong masuknya investasi berkualitas, memperdalam perdagangan, memperluas akses pasar, hingga memperkuat kolaborasi teknologi.
Baca Juga: Prabowo Siapkan Ekspor SDA Satu Pintu, Danantara Bentuk Danantara Sumberdaya Indonesia
Baca Juga: Airlangga Sebut Transisi Ekspor SDA Dilakukan Bertahap dan Akan Dievaluasi 3 Bulan
Hal itu sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara National Seminar on Indonesia OECD Accession & Private Sector Implications, Selasa (21/4/2026).
“Aksesi OECD merupakan upaya strategis untuk memperkuat kelembagaan dan mewujudkan kemakmuran yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam mempercepat reformasi di sektor ekonomi, pemerintahan, dan sosial, serta meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Airlangga, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Rabu (22/4/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: