Heboh di Kaltim: Rudy Mas’ud Didesak Mundur, Netizen Sindir Kejiwaan Kepala Daerah
Kredit Foto: Istimewa
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud kembali menjadi sorotan setelah dianggap arogan dalam audiensi bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APMK) di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (21/5/2026).
Dalam forum tersebut, massa mendesak Rudy untuk mundur dari jabatannya sekaligus meminta dirinya selaku Ketua DPD Partai Golkar Kaltim memerintahkan fraksi Golkar di DPRD Kaltim menjalankan hak angket.
Menanggapi hal itu, Rudy menegaskan bahwa hak angket memiliki mekanisme hukum yang harus dilalui sesuai aturan perundang-undangan dan tidak bisa dilakukan secara instan.
“Pernah jadi anggota dewan? Jadi anggota dewan dulu deh, baru nanti ngomong begitu, karena ada proses dan mekanisme,” ucap Rudy.
“Jangan orang sesak napas jantungnya langsung dibedah. Ada aturan negara, ada aturan main,” tambahnya.
Rudy menyatakan mendukung pelaksanaan hak angket, namun menekankan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di tangan DPRD. “Hak angket ada di DPR, bukan ada di sini. Saya setuju silakan melaksanakan hak angket,” katanya.
Baca Juga: Rudy Mas’ud Bertahan! Jabatan Sah Tak Bisa Digulingkan Desakan Massa
Pernyataan Rudy tersebut memicu reaksi keras di media sosial. Seorang pengguna X dengan akun @regar_op0sisi menilai Rudy terlihat angkuh dan arogan dalam forum tersebut.
“Banyak kepala daerah yang kejiwaannya perlu dipertanyakan. Salah satunya Gubernur Kaltim ini. Angkuh dan arogan. Peribahasa ‘Guru kencing berdiri, murid kencing di celana’ terbukti benar di negara ini,” tulisnya, dikutip Selasa (26/5).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: