Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Siap-Siap, Kemensos Bakal Rekrut Ribuan Guru dan Tenaga Kependidikan

Siap-Siap, Kemensos Bakal Rekrut Ribuan Guru dan Tenaga Kependidikan Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah bersiap membuka ribuan formasi baru untuk mendukung perluasan program Sekolah Rakyat. Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan guna memenuhi kebutuhan operasional pengajaran di 93 titik Sekolah Rakyat permanen yang tengah disiapkan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) pendidikan menjadi salah satu fokus utama seiring bertambahnya jumlah sekolah dan meningkatnya kapasitas penerimaan peserta didik di berbagai daerah.

"Tahun ini kita Insya Allah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan," kata Saifullah Yusuf usai pertemuan terbatas dengan Menteri Pekerjaan Umum di Jakarta.

Menurutnya, proses penambahan tenaga pendidik dan kependidikan saat ini telah memasuki tahap pemetaan kebutuhan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan operasional sekolah berjalan optimal seiring perluasan jangkauan fasilitas pendidikan yang terus berlangsung.

Kebutuhan SDM yang besar tidak lepas dari lonjakan jumlah siswa yang ditargetkan masuk ke Sekolah Rakyat pada tahun ini. Kemensos menargetkan penerimaan lebih dari 32.000 siswa baru dari keluarga prasejahtera, meningkat dua kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Peningkatan kapasitas itu diperkirakan akan terus berlanjut. Pada tahun depan, pemerintah menargetkan penerimaan lebih dari 60.000 siswa baru. Dengan tambahan tersebut, jumlah siswa aktif Sekolah Rakyat secara nasional diproyeksikan menembus angka lebih dari 100.000 orang.

Besarnya target peserta didik membuat kebutuhan guru dan tenaga kependidikan menjadi semakin krusial. Rekrutmen ribuan tenaga baru diharapkan mampu menjaga kualitas layanan pendidikan sekaligus mendukung operasional sekolah yang terus berkembang.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program tersebut mengusung pendekatan pengentasan kemiskinan terpadu melalui integrasi berbagai layanan pendukung, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), jaminan kesehatan PBI-JK, serta keterhubungan dengan Koperasi Merah Putih dan Program 3 Juta Rumah.

Baca Juga: Ancol Gratis 12 Hari Saat HUT ke-499 Jakarta, Ini Jadwal dan Aturannya!

Untuk mendukung ekspansi program, pemerintah saat ini juga tengah membangun 101 Sekolah Rakyat permanen pada tahun ini sebagai bagian dari target pembangunan 500 sekolah permanen hingga 2029. Sementara itu, di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Kemensos telah menambah 10 titik Sekolah Rakyat rintisan yang difokuskan untuk menampung anak telantar, anak jalanan, dan anak yang berisiko putus sekolah.

Dengan bertambahnya sekolah dan melonjaknya jumlah siswa, rekrutmen lebih dari 8.000 guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan program Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai target dan menjangkau semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat