Kredit Foto: Carnewschina
Antusiasme konsumen terhadap kendaraan listrik terbaru BYD terlihat dari pencapaian model Atto 3 generasi terbaru. SUV listrik yang di China dipasarkan dengan nama Yuan Plus tersebut diklaim berhasil mengumpulkan lebih dari 30.000 pesanan hanya dalam waktu satu minggu setelah peluncurannya.
Dikutip dari Electrek, BYD memasarkan Atto 3 terbaru dengan harga mulai 119.900 yuan atau sekitar Rp 277 juta. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibanding model sebelumnya yang dibanderol mulai 115.800 yuan atau sekitar Rp 267 juta.
Meski mengalami kenaikan harga, BYD membekali SUV listrik ini dengan sejumlah pembaruan teknologi yang menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Salah satunya adalah penggunaan Blade Battery 2.0 yang dipadukan dengan teknologi pengisian cepat terbaru. BYD mengklaim sistem tersebut memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit.
Kemampuan pengisian daya cepat itu juga diklaim tetap optimal dalam berbagai kondisi. Bahkan saat suhu mencapai minus 30 derajat Celsius, baterai disebut masih dapat diisi dari 20 persen ke 97 persen dalam waktu sekitar 12 menit.
Untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh, Atto 3 terbaru tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai, yaitu 57,5 kWh dan 68,5 kWh. Berdasarkan standar CLTC, masing-masing varian mampu menempuh jarak hingga 540 kilometer dan 630 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Dari sisi performa, BYD menawarkan motor listrik yang ditempatkan di roda belakang dengan pilihan tenaga 200 kW atau setara 268 dk, serta versi yang lebih bertenaga dengan output 240 kW atau sekitar 321 tk.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: