Cicilan Bisa Makin Berat, Adira Kenaikan BI Rate Bakal Pukul Kredit Kendaraan Bermotor
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Dari sisi konsumen, kenaikan suku bunga berpotensi memperbesar tekanan terhadap daya beli, terutama jika diikuti dengan kenaikan bunga kredit. Kondisi tersebut dapat membuat masyarakat lebih selektif dalam mengambil pembiayaan.
“Konsumen kemungkinan akan menjadi lebih selektif dalam mengambil pembiayaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sylvanus mengatakan dampak kenaikan BI Rate berbeda pada setiap segmen pembiayaan. Pembiayaan kendaraan bermotor dinilai sebagai segmen yang paling sensitif terhadap perubahan daya beli dan besaran cicilan yang harus ditanggung konsumen.
“Pembiayaan kendaraan bermotor lebih sensitif terhadap daya beli konsumen dan besaran angsuran, sementara alat berat lebih dipengaruhi oleh kondisi sektor usaha seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi, dan infrastruktur,” katanya.
Baca Juga: Adira Ungkap Tantangan Besar Pembiayaan Kendaraan Listrik
Baca Juga: Pejuang KPR Ketar-ketir! Suku Bunga Naik, Cicilan Rumah Terancam Bengkak
Sementara itu, pembiayaan multiguna memiliki karakteristik yang berbeda karena masih ditopang oleh kebutuhan produktif dan kebutuhan pokok masyarakat.
Ke depan, untuk menjaga kualitas bisnis, Adira Finance menerapkan strategi seleksi pembiayaan yang lebih ketat, penetapan harga yang kompetitif, serta penguatan manajemen risiko.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: