Kredit Foto: BPMI
Ketahanan Pangan dan SDA Perkuat Fondasi Ekonomi
Selain kekayaan sumber daya alam, Presiden Prabowo juga menyoroti keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan. Ruth menilai kombinasi antara ketahanan pangan dan kekuatan SDA dapat menjadi fondasi ekonomi yang lebih kokoh.
"Kombinasi ketahanan pangan dan SDA dapat memperkuat fondasi ekonomi karena pangan menjaga stabilitas harga, inflasi, dan daya beli, sementara SDA menopang ekspor, investasi, penerimaan negara, dan industrialisasi," ujarnya.
Meski demikian, ia menilai capaian swasembada pangan perlu terus diuji dari berbagai aspek.
"Namun, swasembada perlu diuji lagi dari berbagai sisi, mulai dari konsistensi produksi, distribusi, harga beras, cadangan pemerintah, hingga kesejahteraan petani. Jadi, ketahanan pangan tidak boleh hanya dilihat dari kecukupan stok, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang terjangkau," katanya.
Ekonomi Pancasila Harus Hadir dalam Kebijakan Konkret
Terkait visi Presiden Prabowo mengenai transformasi ekonomi yang berlandaskan Pancasila, Ruth menilai konsep tersebut harus diwujudkan dalam kebijakan yang nyata agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat luas.
"Ekonomi berlandaskan Pancasila berarti pertumbuhan harus sejalan dengan pemerataan, keadilan sosial, dan kedaulatan ekonomi. Konsep ini relevan untuk memastikan SDA tidak hanya meningkatkan ekspor dan investasi, tetapi juga menciptakan pekerjaan, memperkuat daerah penghasil, melibatkan UMKM dan koperasi, serta menurunkan kemiskinan," ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan pembangunan berbasis SDA tidak cukup hanya diukur dari angka investasi atau ekspor, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Agar tidak hanya menjadi narasi politik, konsep ekonomi berlandaskan Pancasila perlu diterjemahkan ke dalam desain kebijakan dan indikator yang lebih konkret, seperti kebijakan ketenagakerjaan, regulasi industri, penerimaan daerah, transfer teknologi, perlindungan lingkungan, dan kualitas layanan publik," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah