Kredit Foto: Instagram/Fadli Zon
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa bagi Presiden Prabowo Subianto, reshuffle atau perombakan kabinet bukanlah peristiwa istimewa.
Menurutnya, jika presiden menilai perlu dilakukan pergantian menteri, maka langkah tersebut bisa segera diambil tanpa harus melalui proses panjang.
"Bagi Pak Prabowo tuh reshuffle itu peristiwa biasa. Kapan waktu kalau mau diganti ya diganti saja. Jadi bukan satu ritual yang harus besar yang harus di upacarakan gitu loh," ucap Fadli Zon, dikutip dari YouTube Refly Harun, Senin (8/6).
Ia menambahkan, reshuffle bisa dilakukan kapan saja tanpa menunggu momentum tertentu.
"Kalau misalnya besok mau ada reshuffle besok ya diganti. Enggak harus nunggu berapa dulu dikumpulin sekalian nanti direshuffle. Enggak seperti itu saya kira. Dan itu yang lebih benar ya," imbuhnya.
Baca Juga: Ramai Isu Reshuffle Kabinet, Refly Harun Sebut Prabowo Ikuti Jokowi
Sementara itu, Presiden Prabowo dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet pada Senin (8/6/2026), salah satunya untuk menggantikan posisi Menteri Keuangan. Berdasarkan isu yang beredar, Purbaya Yudhi Sadewa akan digantikan oleh ekonom senior Muhammad Chatib Basri.
Sebagai catatan, Presiden Prabowo tercatat sudah melakukan lima kali reshuffle kabinet sejak menjabat. Perombakan kelima dilakukan pada 27 April 2026 di Istana Kepresidenan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: