Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

OJK Ungkap BI Rate Tinggi Buat Multifinance Rem Pendanaan Hingga Tingkatkan Risiko Kredit Macet

OJK Ungkap BI Rate Tinggi Buat Multifinance Rem Pendanaan Hingga Tingkatkan Risiko Kredit Macet Kredit Foto: Istimewa

Selain menghadapi tantangan dari sisi debitur, industri multifinance juga masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap pendanaan perbankan. Berdasarkan data OJK, hingga April 2026 sumber pendanaan industri multifinance masih didominasi pinjaman perbankan.

“Sumber pendanaan multifinance pada April 2026 masih didominasi oleh perbankan dengan nilai sebesar Rp282,06 triliun atau 74,52% dari total sumber pendanaan industri multifinance,” ujar Agusman.

Kondisi tersebut membuat industri pembiayaan rentan terhadap perubahan suku bunga karena biaya pendanaan dari perbankan berpotensi ikut meningkat seiring penyesuaian kebijakan moneter.

Karena itu, OJK mendorong perusahaan pembiayaan memperkuat diversifikasi sumber pendanaan agar tidak terlalu bergantung pada satu kanal pembiayaan.

“Dalam menyikapi kondisi tersebut, perusahaan multifinance perlu memperkuat pengelolaan risiko suku bunga, antara lain melalui diversifikasi sumber pendanaan dan penguatan efisiensi pendanaan,” kata Agusman.

Berdasarkan data OJK, tingkat risiko kredit macet atau TWP90 industri multifinance hingga April 2026 tercatat sebesar 4,62%. OJK menilai penguatan manajemen risiko menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan pembiayaan di tengah tekanan suku bunga yang masih tinggi.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: