Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kadin Purwakarta Aktif Kembali setelah Vakum 5 Tahun, Investasi Jadi Fokus

Kadin Purwakarta Aktif Kembali setelah Vakum 5 Tahun, Investasi Jadi Fokus Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

Setelah vakum selama lima tahun, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Purwakarta kembali aktif melalui Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII. Pengaktifan kembali organisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di salah satu kawasan industri strategis di Jawa Barat.

Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi mengatakan kebangkitan Kadin Purwakarta bukan sekadar pemenuhan aspek organisasi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

"Purwakarta merupakan salah satu koridor industri, manufaktur, dan investasi yang sangat strategis di Jawa Barat. Vakumnya wadah resmi dunia usaha selama lima tahun tentu menjadi kehilangan besar bagi akselerasi ekonomi daerah. Hari ini, di bawah kepengurusan Kadin Jabar yang sah dan memiliki legitimasi hukum yang kuat, kita bangkitkan kembali Kadin Purwakarta untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah," ujar Almer, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, Kadin Jawa Barat berupaya memastikan organisasi tersebut hadir secara aktif di seluruh kabupaten dan kota agar mampu menjalankan fungsi sebagai penghubung antara pelaku usaha dan pemerintah.

"Kami ingin memastikan Kadin hadir secara nyata, solid, dan memiliki legitimasi hukum yang kuat sehingga mampu menjalankan fungsi strategisnya sebagai jembatan antara dunia usaha dan pemerintah," katanya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Saiful Bahri Binzein menilai aktifnya kembali Kadin Purwakarta dapat memperkuat koordinasi antara pelaku usaha, investor, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi.

"Selama masa vakum, interaksi antara pelaku usaha lokal, investor, dan kebijakan strategis daerah kerap kehilangan jembatan utamanya. Dengan hadirnya kembali Kadin Purwakarta, sinergi antara sektor swasta dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta harus langsung dipacu," ujarnya.

Ia berharap Kadin dapat berperan dalam menjaga iklim investasi yang kondusif, menghadapi tantangan industrialisasi, serta mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kami ingin Kadin ikut mengawal investasi, menghadapi tantangan industrialisasi, serta memberdayakan pelaku UMKM lokal agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat," katanya.

Dalam Mukab VIII tersebut, peserta juga memilih R. Priyatna Kusumah sebagai Ketua Kadin Kabupaten Purwakarta secara aklamasi. Pria yang akrab disapa Kang Yayat itu menyatakan akan segera menyusun kepengurusan baru guna mempercepat konsolidasi organisasi.

"Kami akan segera menggerakkan roda organisasi dengan membentuk kepengurusan yang mengedepankan prinsip the right man in the right place agar setiap posisi diisi oleh orang-orang yang tepat dan mampu bekerja secara optimal," ujar Kang Yayat.

Ia menambahkan kepengurusan baru akan mengedepankan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

"Tujuannya agar Kadin Purwakarta dapat menjadi mitra kolaborasi pemerintah daerah untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Purwakarta yang istimewa, ramah investasi, serta memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat," pungkasnya.

Aktifnya kembali Kadin Purwakarta dinilai menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem usaha di daerah tersebut, sekaligus mempercepat dialog antara pemerintah, investor, industri, dan pelaku UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: