Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Usai Dadan Dicopot dari BGN, Pengadaan 48.800 Motor Listrik Senilai Rp 2,4 Triliun Kembali Disorot

Usai Dadan Dicopot dari BGN, Pengadaan 48.800 Motor Listrik Senilai Rp 2,4 Triliun Kembali Disorot Kredit Foto: Istimewa

Pengadaan Motor Listrik Bernilai Triliunan

Di masa kepemimpinan Dadan, salah satu kebijakan yang paling banyak disorot adalah rencana pengadaan motor listrik untuk mendukung operasional program MBG.

Berdasarkan data yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Inaproc milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), terdapat dua paket pengadaan kendaraan roda dua dengan nilai yang sangat besar.

Masing-masing paket tercatat memiliki nilai sekitar Rp 1,22 triliun yang bersumber dari APBN dan dilakukan melalui mekanisme e-purchasing. Paket tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di berbagai wilayah.

Menariknya, kedua paket sama-sama mencantumkan volume sebanyak 24.400 unit kendaraan. Jika digabungkan, jumlahnya mencapai 48.800 unit motor listrik.

Meski dokumen pengadaan tidak merinci tipe kendaraan yang dibeli, motor yang digunakan diduga merupakan Emmo JVX GT. Model tersebut juga tercantum dalam katalog elektronik pemerintah dengan harga sekitar Rp 49,95 juta per unit, termasuk PPN 12 persen.

Baca Juga: Terseret Kasus Korupsi Dadan Hindayana, Begini Nasib 21 Ribu Motor Listrik BGN

Dengan harga tersebut, nilai satu paket pengadaan mencapai sekitar Rp 1,218 triliun. Jika dihitung untuk dua paket, total anggarannya menembus Rp 2,43 triliun.

Sempat Dipertanyakan Publik

Besarnya nilai pengadaan membuat kebijakan ini menjadi perhatian publik. Pasalnya, saat isu tersebut mencuat, merek motor listrik yang disebut dalam pengadaan itu diketahui masih memiliki jaringan penjualan yang sangat terbatas di Indonesia.

Selain itu, kesiapan layanan purnajual juga menjadi pertanyaan mengingat kendaraan tersebut direncanakan untuk digunakan di berbagai daerah dalam mendukung pelaksanaan program MBG.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman