Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksi Mentok di 5%, Ini Penjelasan Bank Dunia
Kredit Foto: Antara/Erlangga Bregas Prakoso
Produktivitas dan Kualitas Pekerjaan Masih Menjadi Masalah
Selain faktor global dan fiskal, Bank Dunia juga menyoroti persoalan produktivitas tenaga kerja.
Meskipun Indonesia berhasil menciptakan sekitar 1,9 juta lapangan kerja baru dalam setahun terakhir, hampir separuh pekerjaan tersebut berasal dari sektor dengan produktivitas relatif rendah, seperti pertanian serta akomodasi dan makanan-minuman.
Di sisi lain, sektor yang membutuhkan keterampilan lebih tinggi belum menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Bank Dunia juga mencatat tingkat pengangguran terselubung mencapai 32,7% pada 2025. Selain itu, proporsi pekerja yang memperoleh pendapatan kelas menengah turun dari 14,5% pada 2018 menjadi sekitar 7% pada 2025.
Reformasi Jadi Kunci
Menurut Bank Dunia, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat ditingkatkan apabila pemerintah mampu menjalankan reformasi struktural yang berfokus pada produktivitas.
Lembaga tersebut merekomendasikan reformasi subsidi energi, peningkatan kualitas investasi publik, serta pembenahan sektor logistik untuk menekan biaya ekonomi dan meningkatkan daya saing nasional.
Bank Dunia menilai langkah-langkah tersebut penting untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih produktif di tengah perubahan ekonomi global yang semakin cepat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: