Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Kepala Bakom Qodari Tegaskan Program MBG Harga Mati!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Kepala Bakom Qodari Tegaskan Program MBG Harga Mati! Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari merespons keras tuntutan kelompok mahasiswa terkait Program Makan Bergizi Gratis. Pihak otoritas menyatakan secara tegas bahwa program nasional tersebut tidak mungkin dihentikan.

Qodari menjelaskan bahwa program pemenuhan gizi ini merupakan agenda prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut merupakan wujud nyata dari janji kampanye yang membuat beliau terpilih oleh rakyat.

"Nah pada titik itu juga saya mau kasih konteks, bahwa yang namanya MBG nggak bisa Anda (mahasiswa) minta langsung berhenti. Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, nggak bisa diberhentikan," ujar Muhammad Qodari dalam keterangan tertulis.

Tuntutan dari aliansi mahasiswa untuk menghentikan total program dinilai sebagai sebuah kekeliruan yang sangat besar. Mendesak penghentian program tersebut dianggap sama saja dengan meminta presiden mengingkari janji politiknya.

"Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya. Anda sama dengan mengatakan Pak Prabowo jangan memenuhi janji kampanye," kata Qodari menambahkan.

Pihak Istana mengakui adanya berbagai tantangan berat dalam proses implementasi awal di lapangan. Namun kendala teknis tersebut dipastikan tidak akan menjadi alasan untuk menghentikan program di tengah jalan.

Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus membuka ruang diskusi serta menerima masukan dari masyarakat. Evaluasi secara berkala akan terus dilakukan guna memperbaiki tata kelola pelaksanaan jaminan pangan ini.

"Nah, kalau ketidaksetujuan Anda (mahasiswa) itu bersifat kategorikal, bersifat tenokratis, ya kita perbaiki mana yang kurang-kurang," lanjut Qodari memberikan solusi alternatif.

Qodari kemudian mencontohkan beberapa program strategis lain yang juga sedang dikebut oleh Presiden Prabowo. Salah satunya adalah kebijakan penghentian kecurangan ekspor sumber daya alam melalui mekanisme satu pintu.

Baca Juga: 'Cuma 1% APBN' Netizen Ramai Sebut MBG Bisa Murah

Pemerintah saat ini juga tengah fokus memperluas akses pendidikan lewat program Sekolah Rakyat bagi kelompok rentan. Seluruh elemen masyarakat diminta memberikan kesempatan bagi kepala negara untuk menuntaskan program kerjanya.

"Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan," tutur Qodari memungkasi penjelasan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy