- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Harga Minyak Dunia Turun ke US$ 75, Publik Desak Bahlil Turunkan Pertamax
Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu mengungkapkan bahwa harga minyak dunia kini turun menjadi sekitar US$ 75 per barel. Angka tersebut semakin mendekati asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam APBN 2026, yakni US$ 70 per barel.
"Harga minyak dunia hari ini turun menjadi sktr $ 75 per barrel - sudah mendekati asumsi APBN 2026, yaitu $ 70 per barrel," tulis Said Didu di akun X pribadinya, dikutip Kamis (18/6).
Postingan tersebut langsung memicu komentar netizen yang mendesak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia segera menurunkan harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax.
Seperti diketahui, harga Pertamax naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026.
"Ayo om @bahlillahadalia sudah saatnya harga di pom bensin diturunin," tulis akun @key****.
"Harusnya @bahlillahadalia segera turunkan harga BBM ke harga normalnya..," cuit akun @sering*****.
Baca Juga: Gejolak Energi Global: Stok Minyak AS Jeblok, Damai AS–Iran Buka Selat Hormuz
Per Kamis (18/6/2026), harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) melemah signifikan dan berada di kisaran US$ 75,42–US$ 75,82 per barel.
Sementara itu, harga minyak jenis Brent yang menjadi patokan internasional juga merosot ke kisaran US$ 78,28–US$ 78,66 per barel.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: