Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jokowi Bukan Lame Duck, Justru Bebek Terbang Makin Perkasa

Jokowi Bukan Lame Duck, Justru Bebek Terbang Makin Perkasa Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai anggapan bahwa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sudah menjadi lame duck atau bebek lumpuh yang kehilangan pengaruh adalah keliru.

Menurut Pangi, Jokowi justru tampil sebagai “bebek terbang” yang semakin kuat. Ia menyebut ada informasi bahwa sejumlah menteri hingga komisaris masih rutin melapor ke Solo, meskipun Presiden Prabowo Subianto sudah resmi menjabat.

"Nah, sementara masih banyak hari ini kita dengar menteri harus melapor ke Ratapan Solo itu kan — komisaris melapor tiap bulan, tiap minggu datang ke sana gitu untuk melaporkan semua. Sementara Presiden sudah berbeda," ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu dalam kanal YouTube Refly Harun, dikutip Jumat (19/6).

Pangi menambahkan, tudingan bahwa Jokowi adalah lame duck terbantahkan oleh kenyataan bahwa pengaruhnya masih besar.

"Yang dituduh sebelumnya Pak Jokowi adalah lame duck — bebek lumpuh — tapi ternyata bebek terbang makin kuat gitu. Karena orang-orang di kabinetnya itu sudah sangat besar jumlahnya gitu dalam posisi-posisi strategis yang pernah dilantik oleh Pak Jokowi,' imbuhnya.

Baca Juga: 'Padahal Selama Ini Kooperatif,' Pengacara Heran Roy Suryo Ditangkap Paksa Gegara Ijazah Jokowi

Sebagai catatan, Kabinet Merah Putih bentukan Prabowo tercatat memiliki 109–112 anggota, terdiri dari 7 Menteri Koordinator, 41 Menteri Teknis, 5–10 Kepala Badan setingkat menteri, serta 54–56 Wakil Menteri. 

Pada awal pembentukan kabinet, terdapat 17 orang menteri yang sebelumnya pernah menjabat sebagai menteri di era Jokowi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya