Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

OJK Dorong Pembiayaan Pertanian, Program SEJAGAT Siap Perkuat Ekonomi Daerah

OJK Dorong Pembiayaan Pertanian, Program SEJAGAT Siap Perkuat Ekonomi Daerah Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Warta Ekonomi, Sumatera Utara -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Skema Pengembangan Jagung Rakyat Tangguh (SEJAGAT) sebagai upaya memperkuat ekosistem pertanian jagung dan memperluas akses pembiayaan bagi petani.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi kepada petani di Kantor Bupati Tapanuli Utara.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan komoditas jagung sekaligus memperluas akses pembiayaan sektor produktif guna mendukung ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, mengatakan OJK terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

"Sejalan dengan hal tersebut, OJK berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah atau PED. Program ini merupakan wujud dukungan OJK terhadap visi Indonesia Emas 2045 melalui transformasi ekonomi, khususnya dengan mendorong peran sektor jasa keuangan dalam pembiayaan sektor produktif di daerah," ujar Yovvi, Selasa (1/7/2026).

Menurut OJK, pengembangan jagung di Kabupaten Tapanuli Utara memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai salah satu bahan baku utama pakan ternak, peningkatan produksi jagung diharapkan mampu mendukung stabilitas harga pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor riil.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., mengapresiasi pelaksanaan program yang diinisiasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tapanuli Utara.

Ia mengatakan kolaborasi antara OJK Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, lembaga jasa keuangan, dan Perum Bulog sebagai offtaker diharapkan mampu memperkuat ekosistem pengembangan jagung rakyat.

Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha pertanian, memperbaiki pengelolaan arus kas, serta memberikan kepastian penyerapan hasil panen sehingga sektor pertanian dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari program, para petani memperoleh edukasi mengenai akses pembiayaan, pengelolaan keuangan, pelindungan konsumen sektor jasa keuangan, mitigasi risiko usaha tani, perlindungan asuransi pertanian, serta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Materi tersebut disampaikan oleh narasumber dari OJK Provinsi Sumatera Utara, Bank Sumut, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), dan BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui edukasi tersebut, petani diharapkan semakin memahami pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal, mampu mengelola keuangan usaha dengan lebih baik, serta memperkuat mitigasi risiko dalam menjalankan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Baca Juga: Premi Reasuransi Tembus Rp9,81 Triliun, OJK Dorong Penguatan Industri

Baca Juga: OJK Sebut Penurunan Aset Asuransi BPJS hingga Taspen Dipicu Kenaikan Bunga SBN

Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama SEJAGAT diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya ekosistem pengembangan jagung yang terintegrasi dengan melibatkan pemerintah daerah, petani, sektor jasa keuangan, Perum Bulog, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, OJK berharap ketahanan pangan semakin kuat, kepastian pasar bagi petani meningkat, akses pembiayaan sektor produktif semakin luas, produktivitas pertanian meningkat, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Utara dapat terus terwujud.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Khairunnisak Lubis
Editor: Annisa Nurfitri