- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Emiten HP Milik Keluarga Aguan Resmi Angkat Mantan Menteri Jadi Komisaris
Kredit Foto: Erajaya
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), emiten ritel dan distribusi perangkat telekomunikasi yang terafiliasi dengan keluarga Sugianto Kusuma atau Aguan, resmi mengangkat mantan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2014-2019, Rudiantara, sebagai Komisaris Independen. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 29 Juni 2026 dan berlaku menggantikan Lim Bing Tjay yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
Perubahan susunan dewan komisaris tersebut telah disampaikan Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui keterbukaan informasi tertanggal 1 Juli 2026.
Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris ERAA menjadi:
- Komisaris Utama: Alexander Halim Kusuma
- Komisaris: Richard Halim Kusuma
- Komisaris: Richard M. Harjani
- Komisaris: Andreas Harun Djumadi
- Komisaris Independen: I Gusti Putu Suryawirawan
- Komisaris Independen: Rudiantara
Rudiantara dikenal sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo periode 2014-2019. Sebelum masuk pemerintahan, ia berkarier di industri telekomunikasi dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis di PT Indosat Tbk, PT Telkomsel, PT XL Axiata Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT PLN (Persero), hingga PT Semen Gresik (Persero). Saat ini ia juga menjabat komisaris di sejumlah perusahaan terbuka.
Pengangkatan tersebut diputuskan dalam RUPST yang juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp25 per saham atau dengan nilai total Rp389,62 miliar dari laba tahun buku 2025.
Sepanjang 2025, Erajaya membukukan penjualan bersih sebesar Rp76,6 triliun dengan laba kotor Rp8,35 triliun dan margin laba kotor 10,9%. Perseroan menyebut kinerja tersebut ditopang strategi diversifikasi bisnis melalui pengembangan berbagai lini usaha, termasuk gaya hidup (active lifestyle), kendaraan listrik, serta makanan dan minuman.
Baca Juga: Cuan Bisnis Propertinya dengan Salim Grup Melonjak 10 Kali Lipat, Aguan Ungkap Rahasia Sukses
Baca Juga: IHSG Bangkit ke Level 6.000, Danantara: Hilangkan Keraguan, Jaga Optimisme
Momentum pertumbuhan berlanjut pada kuartal I 2026. Erajaya mencatat penjualan bersih sebesar Rp22,4 triliun, meningkat 41,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga akhir Maret 2026, perusahaan juga telah mengoperasikan lebih dari 2.400 gerai di Indonesia dan memiliki lebih dari 17,5 juta anggota program loyalitas MyEraspace.
Berdasarkan laporan registrasi pemegang saham per 31 Mei 2026, pemegang saham pengendali ERAA masih PT Eralink International dengan kepemilikan 8,8 miliar saham atau setara 55,17%. Eralink merupakan perusahaan milik Richard Halim Kusuma, putra dari Aguan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: