Indonesia dan Kazakhstan Sepakati Kerja Sama Industri, Bidik Investasi hingga Alih Teknologi
Kredit Foto: Kemenprin
Pembahasan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, investasi, energi, mineral, ketahanan pangan, transformasi digital, hingga kecerdasan artifisial. Indonesia juga mendorong peningkatan akses pasar bagi berbagai produk unggulan nasional seperti minyak sawit dan turunannya, peralatan listrik dan mekanik, alas kaki, produk berbasis karet, serta makanan olahan.
Agus menyambut baik penandatanganan I-EAEU FTA pada Desember 2025 karena diyakini dapat memperluas akses pasar Indonesia ke negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU), termasuk Kazakhstan.
Selain membahas hubungan bilateral, kedua menteri sepakat bahwa INNOPROM menjadi platform strategis untuk memperluas kolaborasi industri, investasi, dan teknologi antara Indonesia dengan negara-negara Eurasia. Melalui Paviliun Indonesia, Kementerian Perindustrian juga mempromosikan produk manufaktur nasional sekaligus potensi investasi di berbagai sektor industri strategis.
Sebagai hasil utama pertemuan tersebut, Indonesia dan Kazakhstan menandatangani MoU kerja sama industri yang menjadi landasan bagi pengembangan proyek investasi bersama di sektor industri mesin, otomotif, manufaktur barang jadi, serta sektor industri terkait lainnya.
Baca Juga: Ekspor ke Armenia Melonjak 83 Persen, Indonesia Jajaki Kerja Sama Industri Baru di INNOPROM 2026
Kesepakatan itu juga mencakup penguatan kerja sama alih teknologi, pengembangan rantai pasok industri, penyelenggaraan forum bisnis, pengembangan kawasan industri, kerja sama antarpelaku usaha termasuk pembentukan joint venture dan lokalisasi produksi, hingga kolaborasi di bidang metalurgi dan manufaktur, termasuk pengolahan mineral hilir dan pengembangan produk bernilai tambah.
Di samping itu, kedua negara sepakat memperkuat transformasi industri melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kerja sama tersebut akan diwujudkan melalui program pelatihan bersama yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pemerintah berharap implementasi MoU tersebut dapat mempererat hubungan industri Indonesia dan Kazakhstan, sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas bagi pelaku usaha di kedua negara.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: