Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rupiah Dibuka Anjlok ke Rp18.119 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Anjlok ke Rp18.119 per Dolar AS Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari Senin (13/7/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot dibuka di level Rp18.119 per dolar AS, melemah 54 poin atau 0,30 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah terjadi seiring penguatan indeks dolar Amerika Serikat (US Dollar Index/DXY) terhadap enam mata uang utama dunia menguat 0,22 persen ke level 101,178.

Kenaikan indeks dolar mencerminkan masih kuatnya posisi mata uang Negeri Paman Sam di pasar global. Kondisi tersebut turut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, di tengah meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Tekanan terhadap rupiah juga sejalan dengan pelemahan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan setelah terkoreksi 0,47 persen. Selanjutnya, baht Thailand melemah 0,24 persen, diikuti dolar Taiwan yang melemah 0,18 persen, ringgit Malaysia melemah 0,14 persen, dan peso Filipina turut melemah 0,09 persen.

Baca Juga: Airlangga Buka-bukaan Soal Kondisi Ekonomi RI Saat Rupiah Kembali ke Level Rp18.000

Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS, Ditopang Proyeksi Positif IMF

Sementara itu, yuan China terkoreksi tipis 0,05 persen, sedangkan dolar Hong Kong bergerak relatif stabil atau tidak berubah terhadap dolar AS.

Di tengah dominasi penguatan dolar AS, rupee India menjadi satu-satunya mata uang Asia yang mencatat penguatan terhadap dolar AS sebesar 0,07 persen.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra