Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Asing Mulai Bidik Industri Multifinance Indonesia

Investor Asing Mulai Bidik Industri Multifinance Indonesia Kredit Foto: (Istimewa)
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan langkah sejumlah perusahaan asing yang tengah menjalani proses akuisisi beberapa perusahaan pembiayaan atau multifinance di Indonesia adalah bagian dari penguatan permodalan, mengembangkan usaha, serta menciptakan sinergi strategis di industri pembiayaan.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), OJK Agusman, mengatakan proses akuisisi yang sedang berlangsung merupakan bagian dari dinamika industri multifinance.

"Terdapat beberapa multifinance yang sedang dalam proses akuisisi oleh investor asing, antara lain bertujuan untuk penguatan permodalan, pengembangan usaha, dan sinergi strategis," ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis, Senin (13/7/2026).

Diharapkan, dengan adanya kolaborasi dengan investor strategis bisa meningkatkan daya saing perusahaan melalui pengembangan produk maupun efisiensi operasional.

Baca Juga: OJK Perluas Perdagangan Karbon, Perkuat Ekonomi Hijau

Baca Juga: OJK Sumut dan BKKBN Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Deli Serdang

Agusman tidak merinci perusahaan mana yang sedang menjalani proses akuisisi maupun jumlah investor yang terlibat. Tetapi, regulator memastikan proses tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan industri pembiayaan di tengah kebutuhan peningkatan modal dan pengembangan usaha.

Sebagai informasi, OJK catatkan industri multifinance memiliki pertumbuhan yang baik hingga akhir tahun. Per Mei 2026, penyaluran pembiayaan industri tercatat mencapai Rp513,19 triliun atau tumbuh 1,71% secara tahunan (yoy).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Dwi Aditya Putra