Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tak Ada yang Operator Mendominasi, Pengamat Sebut Pembagian Frekuensi Bikin Persaingan Makin Sehat

Tak Ada yang Operator Mendominasi, Pengamat Sebut Pembagian Frekuensi Bikin Persaingan Makin Sehat Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz dinilai mampu menciptakan persaingan yang lebih sehat di industri telekomunikasi. Pembagian spektrum kepada Telkomsel, XLSMART, dan Indosat disebut memberikan keunggulan yang berbeda bagi masing-masing operator tanpa menciptakan dominasi satu pemain.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, menilai hasil seleksi yang diumumkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) relatif seimbang karena tidak ada operator yang menguasai seluruh spektrum strategis.

"Menurut saya, hasil seleksi ini cukup baik dan relatif seimbang. Tidak ada operator yang menguasai seluruh spektrum strategis sehingga kompetisi tetap terjaga. Telkomsel memperoleh kapasitas besar di 2,6 GHz, XLSMART mendapat posisi kuat di 700 MHz, dan Indosat juga memperoleh kombinasi spektrum yang kompetitif," kata Heru saat dihubungi Warta Ekonomi, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, hasil tersebut justru membuka peluang persaingan yang lebih menarik di antara tiga operator seluler terbesar di Indonesia.

"Saya melihat hasilnya justru membuat kompetisi lebih sehat. Masing-masing operator memiliki kekuatan yang berbeda sehingga tidak ada dominasi mutlak," ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kepemilikan spektrum bukan satu-satunya faktor yang menentukan posisi operator di pasar.

"Namun, keunggulan spektrum saja tidak otomatis menentukan pemenang pasar. Faktor investasi, kualitas jaringan, inovasi layanan, dan pengalaman pelanggan tetap akan menjadi penentu utama," lanjutnya.

Baca Juga: Komdigi Rampungkan Seleksi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, XLSMART Menang di 700 MHz

Heru menilai, ke depan persaingan industri telekomunikasi akan lebih ditentukan oleh kemampuan masing-masing operator dalam memanfaatkan tambahan spektrum tersebut menjadi layanan yang berkualitas.

Ia mencontohkan, XLSMART memperoleh dorongan besar melalui alokasi pita 700 MHz yang dikenal efektif memperluas cakupan jaringan. Sementara itu, Telkomsel memperkuat kapasitas melalui 2,6 GHz dan Indosat tetap berada dalam posisi kompetitif berkat kombinasi spektrum yang seimbang.

"Hasil ini menurut saya membuat persaingan industri menjadi lebih sehat karena tidak ada satu operator yang mendominasi seluruh pita frekuensi strategis," tutup Heru.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Fajar Sulaiman