Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Dibayangi Koreksi, Berikut 6 Saham yang Patut Dipantau

IHSG Dibayangi Koreksi, Berikut 6 Saham yang Patut Dipantau Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang terkoreksi pada perdagangan Jumat (17/7/2026)setelah menguat pada sesi sebelumnya. Meski demikian, BNI Sekuritas menilai masih terdapat sejumlah saham yang menarik untuk dicermati sebagai peluang trading jangka pendek.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,1%. Kenaikan tersebut didukung aksi beli bersih (net buy) investor asing yang mencapai sekitar Rp283 miliar di pasar reguler.

Berdasarkan data BNI Sekuritas, saham yang paling banyak diborong investor asing pada perdagangan sebelumnya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, meski sentimen investor asing masih positif, IHSG berpotensi bergerak melemah secara terbatas pada perdagangan hari ini.

"Secara teknikal, indeks diperkirakan bergerak dengan area support di kisaran 6.050-6.070 dan resistance pada level 6.130-6.150," ujarnya dalam riset.

Di tengah potensi koreksi tersebut, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang dinilai menarik untuk diperdagangkan, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Untuk saham BBRI, BNI Sekuritas merekomendasikan strategi speculative buy pada kisaran Rp2.840-Rp2.860 per saham, dengan batas cut loss di bawah Rp2.810. Target harga jangka pendek berada pada kisaran Rp2.920-Rp3.000.

Baca Juga: Dana Asing Masuk Lagi! IHSG Dibidik Naik ke Level 6.175

Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat 1,1% ke Level 6.108, Ada 385 Saham yang Naik

Sementara itu, saham BUMI direkomendasikan speculative buy pada kisaran Rp147-Rp149 per saham, dengan cut lossdi bawah Rp144. Target harga berada di kisaran Rp151-Rp153.

Untuk saham BRPT, investor disarankan menerapkan strategi buy if break apabila harga mampu menembus level Rp1.700. Target harga berada pada kisaran Rp1.720-Rp1.745, dengan batas cut loss di bawah Rp1.685.

Pada saham TLKM, strategi yang direkomendasikan adalah speculative buy di area Rp2.500-Rp2.530 per saham. Target harga berada pada kisaran Rp2.550-Rp2.570, dengan cut loss di bawah Rp2.490.

Selanjutnya, saham ADMR direkomendasikan dengan strategi buy on weakness pada kisaran Rp1.510-Rp1.530. Target harga jangka pendek berada di level Rp1.550-Rp1.580, sedangkan batas cut loss di bawah Rp1.500.

Adapun saham MEDC direkomendasikan speculative buy di sekitar Rp1.260 per saham, dengan batas cut loss di bawah Rp1.245. Target harga terdekat berada pada kisaran Rp1.280-Rp1.290.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Disclaimer: Keputusan untuk melakukan aksi jual atau beli saham sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala risiko kerugian dari setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab pembaca.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri