Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investasi Tembus Rp183 Triliun, Menekraf Targetkan Kontribusi Ekraf 8% ke Pertumbuhan Ekonomi

Investasi Tembus Rp183 Triliun, Menekraf Targetkan Kontribusi Ekraf 8% ke Pertumbuhan Ekonomi Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengungkapkan investasi di sektor ekonomi kreatif terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, nilai investasi yang masuk mencapai Rp183,01 triliun atau setara 134% dari target yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Teuku Riefky, capaian tersebut menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor, termasuk dari luar negeri, terhadap prospek industri ekonomi kreatif Indonesia.

"Artinya bahwa pihak internasional juga semakin percaya melakukan investasi di sektor ekonomi kreatif," ujar Teuku Riefky dalam konferensi pers di Gedung Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Rabu (29/7/2026).

Tak hanya dari sisi investasi, kinerja ekspor ekonomi kreatif juga mencatat hasil positif. Nilai ekspor sektor ini mencapai US$31,94 miliar atau sekitar 120% dari target, dengan kontribusi sekitar 12% terhadap total ekspor nonmigas nasional.

Kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga terus meningkat. Pada 2025, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat mencapai 6,86%, melampaui target awal sebesar 5,3%.

Pemerintah pun menargetkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dapat meningkat hingga 8% pada 2029.

"Kami bersama berbagai pihak optimistis bahwa pada 2029 kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai 8%," kata Teuku Riefky.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif menjalankan sejumlah program strategis yang mencakup penguatan ekosistem industri. Program tersebut meliputi Ekraf Data untuk memperkuat basis data sektor ekonomi kreatif, Ekraf Bijak yang berfokus pada regulasi, insentif, dan kelembagaan, serta Talenta guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan.

Baca Juga: AI Buka Peluang Ekspor Konten Rp6,7 Triliun, Kemenekraf Fokus Kembangkan Talenta

Baca Juga: Gandeng Kemenekraf, BEI Bidik Lebih Banyak Perusahaan Ekonomi Kreatif Melantai di Bursa

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan Ekraf Kaya untuk memperkuat pengelolaan dan komersialisasi kekayaan intelektual, Dana Ekraf yang mendukung akses pembiayaan dan investasi, serta Pasar Ekraf yang ditujukan untuk mendorong merek-merek lokal berkembang dari tingkat daerah hingga mampu bersaing di pasar global.

Di sisi lain, program Sinergi Ekraf diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan agar manfaat pengembangan ekonomi kreatif dapat dirasakan lebih luas di berbagai daerah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri