Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jababeka Gandeng Tenant Dukung Target 2 Miliar Pohon Pemerintah

Jababeka Gandeng Tenant Dukung Target 2 Miliar Pohon Pemerintah Kredit Foto: Jababeka
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jababeka Infrastruktur bersama 27 perusahaan tenant Kawasan Industri Jababeka menanam 35.000 bibit mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penanaman tersebut menggenapkan total 100.000 pohon mangrove yang telah ditanam sejak program Jababeka Ecoweek dimulai pada 2018.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus mendukung target nasional penanaman pohon yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur Didik Purbadi mengatakan penanaman 35.000 bibit mangrove tahun ini turut tercatat dalam pendataan pemerintah sebagai bagian dari kontribusi terhadap target nasional penanaman 2 miliar pohon.

“Penanaman 35.000 bibit mangrove di Muara Gembong ini turut tercatat dalam pendataan pemerintah sebagai bagian dari kontribusi terhadap target nasional penanaman 2 miliar pohon yang terus didorong percepatannya oleh KLH/BPLH di berbagai wilayah pesisir Indonesia,” ujar Didik.

Menurutnya, pencapaian total 100.000 pohon merupakan hasil program yang dijalankan secara berkelanjutan selama hampir delapan tahun melalui kolaborasi pengelola kawasan industri, tenant, pemerintah, dan masyarakat pesisir.

“Setiap tahun kami terus menambah jumlah bibit yang ditanam di kawasan ini. Tahun ini kami menambah 35.000 bibit baru sehingga total penanaman kumulatif sejak 2018 mencapai 100.000 pohon. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti kolaborasi antara pengelola kawasan, tenant industri, dan masyarakat pesisir,” katanya.

Selain mendukung rehabilitasi lingkungan dan mitigasi abrasi pantai, Jababeka juga meresmikan kawasan wisata mangrove di Muara Gembong sebagai bagian dari rangkaian Jababeka Ecoweek 2026.

Pengembangan kawasan wisata tersebut diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan wisata berbasis alam, sekaligus memperkuat keberlanjutan program rehabilitasi pesisir.

Program Jababeka Ecoweek pertama kali dilaksanakan pada 2018 sebagai kegiatan kolaboratif antara pengelola Kawasan Industri Jababeka dan tenant dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Sejak saat itu, penanaman mangrove dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya pemulihan vegetasi pesisir di Muara Gembong.

Baca Juga: Sakura Matsuri 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, Puluhan Ribu Pengunjung Padati Jababeka

Baca Juga: Ciptakan Dampak Berkelanjutan, Jababeka Infrastruktur Perkuat Sinergi dengan Berbagai Pihak

Sebanyak 35.000 bibit mangrove yang ditanam pada 2026 merupakan kontribusi bersama dari 27 tenant Kawasan Industri Jababeka yang berasal dari berbagai sektor, seperti manufaktur, otomotif, farmasi, bahan kimia, hingga consumer goods. Keterlibatan lintas industri tersebut menunjukkan meningkatnya partisipasi sektor swasta dalam mendukung program rehabilitasi lingkungan dan penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability).

Kegiatan penanaman mangrove juga dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Bappeda Kabupaten Bekasi, Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Pemerintah Kecamatan Muara Gembong, Pemerintah Desa Pantai Bahagia, serta kelompok sadar wisata setempat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri