Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penjualan Ramayan Turun 12,65%, Kini Hanya Raup Rp1,31 Triliun per Akhir Juni 2026

Penjualan Ramayan Turun 12,65%, Kini Hanya Raup Rp1,31 Triliun per Akhir Juni 2026 Kredit Foto: Ramayana
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) meraup penjualan sebesar Rp1,31 triliun per akhir Juni 2026, turun 12,65% dari porsi pendapatan Rp1,50 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/7/2026), pendapatan yang turun membuat laba bersih perusahaan milik Paulus Tumewu anjlok menjadi Rp204,92 miliar, dari porsi laba bersih sebesar Rp230,37 miliar pada semester I-2025.

Akibat laba bersih yang menurun membuat laba per saham perseroan menjadi Rp33,94, dari porsi Rp38,83 per kuartal II-2025.

Tekanan juga tercermin pada laba usaha yang turun menjadi Rp204,64 miliar, dibandingkan Rp213,98 miliar pada semester I-2025.

Sedangkan laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp238,42 miliar, lebih rendah dari Rp266,80 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Indosat (ISAT) Raup Laba Rp4,3 Triliun, Pendapatan Seluler Jadi Penopang

Baca Juga: Rugi AirAsia Indonesia Bengkak Jadi Rp1,45 Triliun, Beban Bahan Bakar dan Kurs Jadi Biang Kerok

Baca Juga: Bukalapak Berbalik Rugi Rp820 Miliar pada Semester I-2026, dari Sebelumnya Laba

Meski kinerja operasional melemah, kondisi keuangan Ramayana masih tergolong solid. Hingga 30 Juni 2026, perseroan membukukan total ekuitas sebesar Rp3,47 triliun dan liabilitas sebesar Rp1,06 triliun.

Di sisi lain, total aset perusahaan tercatat sebesar Rp4,53 triliun, sedikit menurun dibandingkan posisi akhir 2025 yang mencapai Rp4,76 triliun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri