Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Minta Pembangunan PLTS 100 GWp Dipercepat, ini Alasannya

Prabowo Minta Pembangunan PLTS 100 GWp Dipercepat, ini Alasannya Kredit Foto: PLN

Bukan Sekadar Soal Listrik

Program PLTS 100 GWp tidak hanya diposisikan sebagai proyek untuk menambah pasokan listrik bersih. Pemerintah juga melihat pengembangan energi surya sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Investasi akan terbuka di berbagai rantai industri, mulai dari pembangunan pembangkit, produksi dan penyimpanan baterai, hingga pengembangan jaringan listrik. Pada saat bersamaan, pemerintah mendorong penguatan industri solar photovoltaic (PV) di dalam negeri.

Pengembangan ekosistem tersebut juga diharapkan menciptakan lapangan kerja baru yang berkaitan dengan ekonomi hijau atau green jobs.

Baca Juga: PLTS 100 GW Terhambat Lahan, Danantara Soroti Bankability Proyek

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, pembangunan sektor kelistrikan diproyeksikan menciptakan sekitar 1,7 juta lapangan pekerjaan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 760.000 pekerjaan berpotensi masuk kategori green jobs.

Dengan target 100 GWp hingga 2029, pemerintah ingin menjadikan energi surya bukan sekadar alternatif pembangkit, tetapi bagian penting dari strategi membangun sistem energi nasional yang lebih mandiri, efisien, dan berkelanjutan.

Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan pengawalan pemerintah, sejalan dengan target memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman