Erupsi Anak Krakatau Ganggu 2.961 Penerbangan, OJK Dorong Asuransi Perjalanan
Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa rentetan bencana yang terjadi tahun ini termasuk kebakaran hutan dan erupsi Gunung Anak Krakatau menumbulkan berbagai risiko terhadap finansial masyarakat.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan bahwa adanya bencana tersebut bisa sebagai gambaran bahwa perlindungan asuransi tetap dibutuhkan.
"Kondisi cuaca ekstrem menunjukkan bahwa perjalanan memiliki berbagai risiko yang dapat menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan perjalanan tetap relevan," ujarnya dalam lembar jawaban tertulis, Selasa (8/9/2026).
Ke depan, Ogi menilai bahwa prospek asuransi perjalanan masih cukup terbuka seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat baik nasional maupun internasional.
Untuk mendorong pertumbuhannya, OJK menilai perusahaan perlu menyediakan produk yang terjangkau dan relevan agar mudah dijangkau oleh masyarakat.
"Untuk mendorong pertumbuhannya, produk perlu semakin relevan, sederhana, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk melalui kanal digital," ujarnya.
Sekedar informasi, akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu operasional penerbangan, pemerintah menutup delapan bandara di wilayah Jawa dan Sumatra.
Baca Juga: Klaim Asuransi Umum Melonjak 17,3%, OJK Wanti-wanti Dampak Cuaca Ekstrem
Baca Juga: 58 Dana Pensiun Dibubarkan, OJK Ungkap Biang Keroknya
Baca Juga: OJK Catat Aset Industri Asuransi Capai Rp1.172 Triliun, Ini Penopangnya
Adapun bandara yang terdampak yakni Soekarno-Hatta di Tangerang, Halim Perdanakusuma di Jakarta, Radin Inten II di Lampung, Husein Sastranegara di Bandung, Budiarto di Curug, Pondok Cabe di Tangerang Selatan, Muhammad Taufiq Kiemas di Lampung, dan Atungbusu di Sumatra Selatan.
Hingga kini, tercatat sebanyak 341.000 penumpang terdampak akibat pembatalan, penundaan, dan pengalihan penerbangan dengan total 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri