STY Kasih Warning ke Persib: Persija Akan Jauh Lebih Baik di GBK
Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong memberikan sinyal bahwa penampilan Macan Kemayoran saat menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 bakal berbeda. Setelah hanya menang tipis 1-0 atas Borneo FC, STY yakin Persija bisa tampil jauh lebih baik ketika bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Persija akan menjamu Persib pada Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan tersebut menjadi ujian besar bagi skuad STY setelah mengawali musim dengan kemenangan di kandang Borneo.
Keyakinan STY muncul setelah ia mengevaluasi penampilan Persija pada pertandingan pembuka. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai masih ada banyak hal yang bisa diperbaiki sebelum bertemu Persib.
“Mengenai pertandingan berikutnya (lawan Persib), saya yakin performa kami akan jauh lebih baik," kata STY, dikutip dari laman resmi Persija, Selasa (8/9/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kemenangan atas Borneo belum menggambarkan kemampuan terbaik Persija. STY sebelumnya mengakui timnya belum tampil maksimal dalam pertandingan tandang pertama musim ini.
Salah satu kendala yang dirasakan Persija adalah perjalanan panjang dari Jakarta menuju Samarinda. Kondisi tersebut semakin berat karena penerbangan yang membawa tim mengalami keterlambatan sehingga waktu istirahat pemain ikut terdampak.
"Pertandingan tandang pertama cukup berat, mulai dari perjalanan jauh hingga penerbangan yang mengalami keterlambatan, sehingga membuat para pemain cukup kelelahan. Namun saat bermain di kandang nanti, kami pasti bisa memberikan penampilan yang jauh lebih optimal,” ujar STY.
Situasi itu membuat STY melihat pertandingan melawan Persib sebagai kesempatan bagi Persija menunjukkan performa yang berbeda. Bermain di Jakarta membuat faktor perjalanan panjang tidak lagi menjadi persoalan seperti ketika menghadapi Borneo.
Persija juga membawa modal positif dari kemenangan di Samarinda. Gol Alexander Jemerejeff memastikan Macan Kemayoran mengawali kompetisi dengan tiga poin sekaligus mengakhiri penantian panjang Persija untuk menang atas Borneo di kandangnya.
Kemenangan tersebut memiliki nilai historis karena Persija terakhir kali meraih kemenangan di markas Borneo delapan tahun sebelumnya. Saat itu, Macan Kemayoran juga menang dengan skor 1-0 pada September 2018 melalui gol Novri Setiawan.
Pada musim 2018/2019, Persija kemudian berhasil menutup kompetisi sebagai juara liga. Namun, kondisi musim ini tentu berbeda karena skuad STY harus menghadapi persaingan baru sejak pekan pertama.
Persija saat ini mengantongi tiga poin dari satu pertandingan. Posisi mereka berada di peringkat keenam karena sejumlah tim lain juga mengoleksi poin yang sama dengan selisih gol lebih baik.
Di sisi lain, Persib juga datang dengan modal positif setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan. Kondisi tersebut membuat pertemuan dua klub besar ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan kedua.
Baca Juga: Persija vs Persib Panas di Lapangan, STY Justru Pernah Makan Bareng Igor Tolic
Persija memiliki pekerjaan tambahan karena catatan pertemuan terakhir belum berpihak kepada mereka. Dalam enam pertemuan terakhir, Macan Kemayoran disebut belum mampu mengalahkan Persib setelah mencatat dua hasil imbang dan empat kekalahan.
Catatan tersebut membuat janji STY soal peningkatan performa menjadi semakin menarik untuk ditunggu. Persija bukan hanya dituntut mempertahankan tren kemenangan dari laga pembuka, tetapi juga harus menunjukkan bahwa mereka benar-benar bisa tampil lebih optimal saat menghadapi rivalnya di Jakarta.
Bagi STY, laga di GBK akan menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana Persija berkembang setelah melewati pertandingan tandang yang menguras energi. Jika performa yang dijanjikan benar-benar terwujud, Persib bakal menghadapi Persija dengan level permainan yang menurut sang pelatih belum terlihat ketika menang atas Borneo.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: