Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Habib Rizieq Bongkar Alasan Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024: 'Dia Memihak Jokowi, Kami Tinggalkan'

Habib Rizieq Bongkar Alasan Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024: 'Dia Memihak Jokowi, Kami Tinggalkan' Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengungkap alasan kelompoknya tidak memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Habib Rizieq secara terbuka menyebut keputusan tersebut diambil karena Prabowo dinilai telah memihak kepada Jokowi.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan perubahan sikap politik Habib Rizieq dan kelompoknya. Pada Pilpres 2019, mereka diketahui berada di barisan pendukung Prabowo Subianto dalam kontestasi melawan Jokowi.

"2019 kita kampanye sama Prabowo lawan Jokowi. Tapi 2024 kita enggak dukung Pak Prabowo karena memihak dengan Jokowi, kita tinggalkan. Tapi bukan berarti kita bermusuhan," ujar Habib Rizieq dalam sebuah video yang diunggah di Pecinta Habaib, Selasa (8/9/2026).

Meski memilih tidak mendukung Prabowo pada Pilpres 2024, Habib Rizieq menegaskan perbedaan sikap politik itu tidak berarti dirinya memiliki permusuhan pribadi dengan Presiden.

Ia menekankan bahwa kritik terhadap Prabowo maupun kebijakan pemerintah tidak bisa diartikan sebagai bentuk kebencian.

"Saya mengkritik bukan berarti membenci Pak Prabowo," katanya.

Menurut Habib Rizieq, kritik tetap perlu disampaikan sebagai bagian dari upaya memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan di bawah komando Presiden Prabowo.

Ia mengaku masih memiliki saluran untuk menyampaikan pandangan terkait sejumlah program pemerintah melalui tokoh-tokoh yang memiliki akses langsung kepada Presiden.

Titip Pesan ke Prabowo Lewat Fadli Zon dan Ferry Juliantono

Habib Rizieq menyebut Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebagai dua tokoh yang kerap menjadi perantara dalam menyampaikan aspirasi dan kritiknya.

Menurut dia, keduanya kerap mengikuti rapat kabinet dan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.

"Justru lewat Pak Fadli, lewat Pak Ferry saya sering sampaikan pesan. Kamu sering rapat kabinet, sering ketemu Presiden, program ini bagus, ini enggak bagus, ini dukung, yang itu jangan. Justru itu ada suara yang bisa kita sampaikan," ujarnya.

Ia menilai keberadaan saluran komunikasi tersebut penting agar kritik dan aspirasi dari kelompok masyarakat tetap dapat disampaikan kepada pemerintah.

Dalam pernyataannya, Habib Rizieq juga menyinggung peran Fadli Zon dalam membantu pengurusan enam jenazah korban peristiwa KM 50.

Habib Rizieq menyebut Fadli Zon sebagai kawannya dan mengaku politikus tersebut bersama sejumlah pihak berupaya agar jenazah enam korban dapat diambil dari RS Polri.

"Fadli Zon kawan kita. Beliau yang mati-matian mengeluarkan enam jenazah KM 50 yang mau disimpan dan dijaga sama polisi," katanya.

Habib Rizieq menyebut peran Fadli Zon tersebut menjadi salah satu alasan hubungan komunikasi di antara keduanya tetap terjalin hingga saat ini.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat