Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 6.600-6.700

IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 6.600-6.700 Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi menahan laju indeks.

Berdasarkan riset hari Phintraco Sekuritas, IHSG diproyeksikan bergerak sideways di kisaran level 6.600-6.700. 

"Dari pasar global, indeks-indeks utama Wall Street ditutup melemah pada Rabu (9/9/2026), seiring kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil (yield) US Treasury," tulis Phintraco Sekuritas.

Harga minyak mentah menguat lebih dari 3% pada perdagangan Rabu. Sementara itu, yield US Treasury tenor 10 tahun naik 4 basis poin menjadi 4,845%.

Sentimen pasar juga akan dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi Amerika Serikat. Data Producer Price Index (PPI) AS untuk Agustus 2026 diperkirakan menunjukkan inflasi sebesar 5,3% secara tahunan (YoY).

Dari Eropa, European Central Bank (ECB) diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Kamis (10/9/2026). Kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor yang turut dicermati investor global.

Sementara dari dalam negeri, sejumlah indikator ekonomi menunjukkan perkembangan positif. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia naik menjadi 118,5 pada Agustus 2026 dari 116,8 pada bulan sebelumnya.

Penjualan mobil nasional juga meningkat 32,4% YoY pada Agustus 2026. Penjualan sepeda motor turut mencatat pertumbuhan sebesar 3,18% YoY pada periode yang sama.

Baca Juga: IHSG Melemah 0,12% ke Level 6.678, Sebanyak 317 Saham Berakhir Turun

Baca Juga: IHSG Diprediksi Tertekan, Berpotensi Uji Level 6.550-6.600

Baca Juga: Disorot BEI, MBMA: Kita Belum Putuskan Listing di Bursa Hong Kong

Namun, investor masih akan mencermati data penjualan ritel Indonesia yang diperkirakan turun 3,3% YoY pada Juli 2026.

"Di sisi lain, harga emas spot menguat 1,5% menjadi US$4.418 per troy ounce pada penutupan perdagangan Rabu," ujar Phintraco Sekuritas.

Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan hari ini.

Untuk perdagangan hari ini, sejumlah saham yang menjadi pilihan utama atau top picks antara lain EMAS, DSSA, ANTM, ADMR, dan ELSA.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan