Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jet-jet Tempur Termahal di Dunia, Prabowo Kesemsem yang Ini!

        Jet-jet Tempur Termahal di Dunia, Prabowo Kesemsem yang Ini! Kredit Foto: Dassault Aviation
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Di zaman sekarang ini, setiap negara pasti menginginkan jet tempur militer terbaik guna menunjang setiap misi melindungi negara. Demi mendapatkan pesawat militer canggih, baik itu jet tempur, pesawat pembom, atau bahkan pesawat angkut yang lebih baru tentunya tidak mengeluarkan uang yang sedikit.

        Pesawat militer paling mahal di dunia adalah unit yang punya senjata berteknologi canggih yang mampu meluluhlantakkan kehancuran di hampir semua tempat di bumi.

        Jadi berikut ini adalah 5 jet tempur militer termahal di dunia, seperti Warta Ekonomi rangkum dari Military Machine, Selasa (14/7/2020):

        1. F-22 Raptor

        Urutan teratas dari daftar jet tempur termahal duduki F-22 Raptor. Angkatan Udara Amerika Serikat memperkenalkan F-22 Raptor pada tahun 2015 dengan harga 143 juta dolar AS per unit.

        Namun kini, harga satu unit F-22 Raptor dibanderol sekira 152 juta dolar AS atau Rp2.205 miliar. Jet tempur superior F-22 Raptor milik AS adalah jet tempur militer paling mahal di planet ini.

        Dilengkapi dua mesin turbofan Pratt & Whitney F119-PW-100 dengan afterburner dan nozel vectoring dorong dua dimensi, memberikan kemampuan manuver F-22 yang tak tertandingi. Kecepatan tertinggi jet tempur ini lebih dari 1.500 mph dengan kemampuan supercruise.

        2. F-35C Lightning II

        Amerika Serikat masih mendominasi dengan jet tempur terbaru milik Angkatan Lautnya, yakni F-35C Lightning II. Pesawat tempur generasi kelima ini menggabungkan kemampuan serangan udara ke udara (air-to-air) serta udara ke darat (air-to-ground).Harganya kini dibanderol 122,8 juta dolar AS atau sekitar Rp1.770 miliar.

        F-35C memiliki sayap lebih besar dan roda pendaratan yang lebih kuat. Dilengkapi One Pratt & Whitney F135-PW-100 mesin turbofan kekuatan F-35C, memberikan kecepatan maksimum sekitar 1.200 mph atau Mach 2.

        3. F-35B Lightning II

        Korps Marinir Amerika Serikat memiliki jet tempur terbaru F-35B dengan kemampuan lepas landas pendek dan pendaratan vertikal (STOVL). Pesawat tempur generasi kelima ini menggabungkan kemampuan serangan udara ke udara serta udara ke darat, dihargai 121,8 juta dolar AS atau setara Rp1.755 miliar.

        F-35B memakai sistem propulsi LiftFan dan Rolls-Royce yang dipatenkan dan mesin yang dapat berputar 90 derajat. Ini memberi F-35B opsi untuk mendarat di garis depan pertempuran tanpa landasan pacu yang panjang dan terstruktur.

        Berkekuatan One Pratt & Whitney F135-PW-100 mesin turbofan kekuatan F-35B, memberikan kecepatan maksimal sekitar 1.200 mph atau Mach 2.

        4. Chengdu J-20 Black Eagle

        China nampaknya tidak mau kalah soal urusan militer dengan seterunya, Amerika Serikat. Negeri Tirai Bambu punya Chengdu J-20 Black Eagle bermesin turbofan afterburning kembar memberi J-20 kecepatan maksimum 1,350 mph.

        Unit itu adalah jet tempur generasi kelima bermesin ganda dan multi-peran dihargai 110 juta dolar AS dan setara dengan Rp1.596 miliar.

        J-20 mulai digunakan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada tahun 2017. China memproyeksikan J-20 bisa digunakan hingga tahun 2050-an.

        5. Dassault Rafale

        Pesawat buatan Perancis ini menempati posisi kelima dalam deretan pesawat jet tempur termahal di dunia. Pesawat ini dipertama kali dikenalkan ke publik pada 18 Mei 2001 dengan jumlah produksinya sebanyak 196 unit.

        Dessault Rafale dibandrol seharga 79 juta Dolar Amerika atau setara dengan Rp1.114 miliar. Harga yang cukup fantastis bukan, tapi jangan salah. Mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan pernah melirik jet tempur buatan Perancis ini lho.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Muhammad Syahrianto
        Editor: Muhammad Syahrianto

        Bagikan Artikel: