Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perkuat Ekspansi, Pengelola Hypermart (MPPA) Setor Rp46,65 Miliar ke Anak Usaha

        Perkuat Ekspansi, Pengelola Hypermart (MPPA) Setor Rp46,65 Miliar ke Anak Usaha Kredit Foto: Matahari Putra Prima
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) kembali memperkuat langkah ekspansinya di sektor ritel dengan melakukan penambahan penyertaan modal pada anak usahanya, PT Super Ekonomi Retailindo (SER). Dalam transaksi ini, MPPA menambah kepemilikan sebanyak 46.650 saham dengan nilai total investasi sebesar Rp46.650.000.000.

        "Dana yang digunakan oleh Perseroan untuk melakukan Transaksi berasal dari kas internal Perseroan. Penggunaan dana tersebut telah mempertimbangkan kondisi keuangan Perseroan secara menyeluruh, termasuk posisi kas, arus kas operasional, serta kewajiban keuangan Perseroan baik jangka pendek maupun jangka panjang," kata manajemen.

        Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2024, nilai transaksi Rp46,65 miliar ini dikategorikan sebagai transaksi material sesuai POJK 17/2020, karena berada di atas 20% namun masih di bawah 50% dari ekuitas Perseroan. Dari sisi hubungan afiliasi, SER merupakan entitas yang dikendalikan langsung oleh MPPA, dengan porsi kepemilikan saham mencapai 99,98%.

        Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp1,33 Triliun, Saham BBCA Jadi Sasaran Utama

        "Transaksi ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperluas cakupan segmen pasar serta memperkuat jangkauan Perseroan sehingga gerai lebih dekat dengan target konsumen dan dapat menyikapi kebutuhan pasar secara lebih efektif," ujar manajemen.

        Dana hasil penambahan modal ini akan digunakan SER untuk memperkuat kegiatan operasional dan pengembangan usaha, mulai dari penguatan modal kerja awal untuk pembukaan dan pengembangan gerai, pengadaan serta pengelolaan persediaan barang dagangan, peningkatan infrastruktur dan sistem operasional, hingga kebutuhan operasional lain yang relevan dengan aktivitas bisnis SER. 

        Baca Juga: Transaksi Ritel Sentuh 50%, OJK Waspadai Saham Gorengan

        Manajemen menilai, langkah ini sejalan dengan strategi pengembangan usaha secara terukur dan berkelanjutan, sekaligus diharapkan mampu memperluas skala bisnis, mendorong pertumbuhan pendapatan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing Perseroan. 

        "Selain itu, penguatan usaha melalui SER dapat menjadi platform bagi pengembangan lini usaha ritel lainnya, sehingga berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan Perseroan," tandas manajemen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: