Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Asing Net Sell Jumbo Rp1,33 Triliun, Saham BBCA Jadi Sasaran Utama

Asing Net Sell Jumbo Rp1,33 Triliun, Saham BBCA Jadi Sasaran Utama Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia ditutup melemah pada Kamis, 22 Januari 2026. Berdasarkan data RTI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 18,14 poin atau 0,20% dan berakhir di level 8.992,18.

Meski indeks berakhir di zona merah, pergerakan saham justru didominasi sentimen positif. Tercatat 345 saham berhasil menguat, sementara 331 saham melemah dan 128 saham bergerak stagnan. 

Dari sisi aktivitas transaksi, total volume perdagangan mencapai 72,12 miliar lembar saham dengan frekuensi 4.090.531 kali. Nilai transaksi yang dibukukan juga terbilang solid, menembus Rp37,89 triliun.

Baca Juga: Saham PGUN Meroket, Terpantik Kabar Haji Isam dan Hapsoro akan Bentuk Bursa Kripto

Sepanjang perdagangan, asing membukukan net sell sebesar Rp1,33 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, jual bersih Rp964,14 miliar terjadi di pasar reguler, sedangkan Rp363,2 miliar tercatat di pasar negosiasi dan tunai.

Sektor perbankan menjadi sasaran utama pelepasan asing. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin daftar dengan net sell Rp883,22 miliar. Saham BBCA pun ditutup terkoreksi 0,65% ke level Rp7.650. Di posisi berikutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat net sell Rp207,53 miliar, dengan harga saham turun 0,20% ke Rp4.980.

Baca Juga: Investor Asing Masuk, Disebut Kuasai 8,5% Saham NANO

Saham Net Sell Asing

Merujuk data Stockbit, berikut 10 saham net sell asing pada perdagangan Kamis (22/1)! 

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp883,22 miliar 
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp207,53 miliar 
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp127,06 miliar 
  4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp104,23 miliar 
  5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp103,11 miliar 
  6. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 67,1 miliar 
  7. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp65,37 miliar
  8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp58,54 miliar 
  9. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) Rp55,28 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp54,96 miliar

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: