Kredit Foto: Uswah Hasanah
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan saham (trading halt) pada Rabu (28/1/2026) pukul 13.43.13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga 8%. Analis pasar menilai investor, khususnya investor pemula, tidak perlu panik dan dapat mencermati peluang di tengah volatilitas.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai pelemahan IHSG saat ini lebih bersifat psikologis dan dipicu sentimen eksternal, bukan mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi domestik. Oleh karena itu, investor khususnya pemula diminta tidak mengambil keputusan secara reaktif.
“Secara dinamika perekonomian, fundamental makro kita masih solid. Kondisi IHSG yang secara psikologis sudah melemah signifikan ini justru bisa dimanfaatkan pelaku pasar,” katanya.
Baca Juga: IHSG Kena Trading Halt! Saham Konglo dan Bank Jumbo Berguguran
Nafan menyebut koreksi tajam membuka peluang strategi buy on deep secara bertahap, dengan tetap memperhatikan manajemen risiko. Ia menegaskan pendekatan tersebut juga ia lakukan secara pribadi.
“Pemerintah pun tidak panik, saya juga tidak panik ketika IHSG hari ini mengalami penurunan signifikan. Salah satunya saya juga dengan melakukan buy on deep strategy, bahkan secara disiplin dan bertahap,” ujarnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan tekanan tajam IHSG perlu disikapi secara rasional. Menurutnya, koordinasi antara otoritas pasar dan penyedia indeks global menjadi faktor penting untuk meredam sentimen negatif.
Baca Juga: IHSG Rontok 8%, BEI Tarik Rem! Perdagangan Dibekukan Sementara
“Untuk IHSG kita perlu adanya koordinasi antara IDX, BEI, OJK, maupun MSCI. MSCI juga akan terus memantau pengembangan market Indonesia dan berkoordinasi dengan OJK serta BEI. Diharapkan sentimen negatif tersebut dapat diredam,” ujar Nafan.
Adapun trading halt dilakukan BEI untuk menjaga perdagangan saham tetap teratur, wajar, dan efisien sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan aturan, penghentian sementara perdagangan diberlakukan apabila IHSG turun lebih dari 8% dalam satu hari perdagangan. BEI menyatakan perdagangan akan kembali dilanjutkan pada pukul 14.13.13 waktu JATS tanpa perubahan jadwal perdagangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Uswah Hasanah
Editor: Annisa Nurfitri