Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sektor Otomotif Dorong Kenaikan Indeks Kepercayaan Industri di Awal 2026

        Sektor Otomotif Dorong Kenaikan Indeks Kepercayaan Industri di Awal 2026 Kredit Foto: Xinhua
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Industri otomotif ikut menopang utama kenaikan Indeks Kepercayaan Industri (IKI). Pada Januari 2026, IKI mencapai 54,12, naik 2,22 poin dibanding periode Desember 2025 dan meningkat 1,02 poin dibanding Januari 2025.

        Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arief mengatakan, penguatan IKI didorong meningkatnya aktivitas produksi untuk merespons kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri.

        "Pelaku industri mulai mengintensifkan produksi untuk memenuhi peningkatan permintaan," kata Febri dalam pernyataannya di Rilis IKI Januari 2026.

        Baca Juga: Pemerintah Siapkan Strategi Masuk Rantai Pasok Global Industri Semikonduktor

        Subsektor Industri Kendaraan Bermotor, Trailer, dan Semi Trailer mencatat nilai IKI tertinggi, bersama industri mesin dan perlengkapan. Kinerja subsektor tersebut turut dipengaruhi respons positif pelaku usaha terhadap kebijakan berupa insentif yang sedang dibahas antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan.

        "Kenaikan angka IKI pada subsektor ini juga dipengaruhi oleh respon positif pelaku industri terhadap surat Menteri Perindustrian kepada Menteri Keuangan. Meskipun demikian, usulan tersebut masih dalam proses pembahasan antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan,” kata dia.

        Dari sisi produksi, indeks produksi naik ke level 54,86 setelah sebelumnya terkontraksi selama tujuh bulan, sementara indeks pesanan mencapai 55,27.

        Kemenperin mencatat, 20 dari 23 subsektor industri pengolahan berada pada fase ekspansi dan berkontribusi 94,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas. Namun sejumlah subsektor masih mengalami kontraksi, terutama industri kulit, kayu, serta komputer dan elektronik.

        Survei IKI menunjukkan, 78,5 persen pelaku usaha menyatakan kegiatan usahanya membaik dan stabil, dengan tingkat optimisme mencapai 72,5 persen.

        Febri menambahkan, penguatan kinerja industri juga didukung realisasi investasi industri pengolahan yang mencapai Rp 218,2 triliun pada triwulan IV 2025. “Capaian IKI Januari 2026 menjadi modal awal bagi industri nasional untuk tumbuh berkelanjutan sepanjang tahun,” katanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: