Neta U 2026: SUV Listrik 610 km di Segmen Rp400-600 Jutaan, Bisa Kalahkan BYD dan Wuling?
Kredit Foto: Neta U 2026
Neta U dikenal sebagai salah satu SUV listrik dengan rentang jarak tempuh yang paling fleksibel di kelas harga menengah, menawarkan tiga varian baterai yang memberi jarak dari sekitar 400 km hingga 610 km berdasarkan data pabrikan (CLTC/NEDC).
Varian paling entry dari Neta U dibekali baterai sekitar 54,3 kWh yang secara manufacturer range diklaim mampu mencapai sekitar 400 km, varian menengah dengan baterai sekitar 70,4 kWh menjanjikan 500 km, sedangkan varian tertinggi baterai 81,6 kWh memberikan angka range hingga sekitar 610 km menurut standar CLTC/NEDC.
Perbedaan angka tersebut membuat Neta U menarik karena rentang jarak bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna misalnya varian menengah cocok untuk penggunaan harian plus perjalanan akhir pekan lintas kota, sementara varian terbesar memberi kemungkinan trip jarak jauh tanpa sering mengisi ulang.
Meski begitu, perlu diingat bahwa standar CLTC/NEDC sering memberi angka yang lebih optimistis daripada kondisi sebenarnya di jalan, karena ruang uji yang ideal tidak selalu mencerminkan penggunaan nyata seperti jalan tol dengan AC aktif atau kemacetan kota.
Di segmen harga EV menengah Indonesia (Rp400–600 juta), Neta U berhadapan dengan beberapa rival yang sudah lebih dulu dikenal, termasuk BYD Atto 3 yang mampu menawarkan range sekitar 400+ km serta teknologi baterai Blade yang terkenal tahan lama dan aman.
Selain itu, EV dari Chery Omoda E5 juga mulai menarik minat konsumen Indonesia di segmen crossover listrik, walaupun dalam daftar penjualan yang lebih mainstream Omoda sering dibandingkan dengan mobil listrik lain di kelas menengah.
Sementara itu, Wuling EV seperti Wuling Binguo EV atau Cloud EV ada di kisaran range yang lebih rendah (300–400 km) dengan harga yang lebih terjangkau, menjadikannya opsi menarik bagi konsumen yang lebih fokus pada penggunaan harian di dalam kota.
Kelebihan Neta U selain range yang luas adalah kapasitas baterai besar hingga 81,6 kWh dan dukungan fast charging 30-80 persen dalam sekitar 30 menit, yang membantu fleksibilitas pengisian saat dipakai perjalanan jauh.
Secara performa, varian dengan baterai besar biasanya juga dipadukan dengan motor listrik yang lebih bertenaga (hingga sekitar 170 kW atau sekitar 231 hp), yang memberikan akselerasi serta respon berkendara lebih mantap dibanding versi baterai lebih kecil.
Dari sisi dimensi, Neta U tetap mempertahankan desain SUV kompak yang nyaman untuk lima penumpang, ruang bagasi yang memadai, serta fitur kenyamanan yang mulai mendekati model yang lebih premium.
Jika dibandingkan dengan EV crossover/suv lain di kelas harga serupa di Indonesia, seperti BYD Atto 3, Omoda E5, maupun versi lebih besar dari Wuling EV, Neta U unggul di opsi jarak tempuh yang lebih fleksibel tergantung varian baterai.
Baca Juga: BYD Bikin Merek 'Linghui' Brand Layer Kedua yang Khusus Memproduksi Mobil untuk Taksi Online
Namun pada sisi lain, jaringan servis, after-sales support, dan ketersediaan suku cadang juga patut dipertimbangkan karena merek-merek lain seperti BYD atau Wuling telah membangun eksosistem yang lebih mapan di Indonesia dibandingkan Neta yang masih baru masuk.
Meskipun belum ada angka resmi dari pabrikan, jika mengikuti tren harga EV China yang masuk ke pasar Indonesia, Neta U kemungkinan dipasarkan di kisaran ±Rp400 – Rp600 jutaan untuk tiap varian baterai (lebih tinggi untuk varian 610 km).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: