Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,05% ke 7.137, Saham Konglomerat Berguguran!

        IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,05% ke 7.137, Saham Konglomerat Berguguran! Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 224,9 poin atau -3,05% ke level 7.137,21 pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026. Sepanjang hari, IHSG bergerak loyo dari rentang level 7.132,21 ke 7.350,28.

        Pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 629 saham melemah, 104 saham menguat dan 86 saham lainnya stagnan. 

        Seluruh sektor berada di zona merah, bahan baku dan transportasi memimpin dengan koreksi masing-masing -3,87%. Disusul infrastruktur -3,64%, barang konsumen non primer -3,55%, industrial -3,46%, teknologi -3,41%.

        Posisi berikutnya, sektor energi turun -2,86%, barang konsumen primer -2,18%, properti -1,79%, keuangan -1,60%, dan sektor kesehatan ambles -1,19%.

        Hingga sore ini, IHSG mencatatkan volume perdagangan 28,63 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,6 juta kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan Rp13,7 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.704 triliun. 

        Pada akhir sesi, sejumlah saham konglomerat terpantau berguguran. Emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu mengalami koreksi cukup dalam, di antaranya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun -5,22% ke Rp5.450, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah -4,53% ke Rp1.370, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi -4,18% ke Rp6.300.

        Baca Juga: BEI Bakal Sanksi Emiten yang Rekayasa Data UBO

        Selain itu, PT Petrosea Tbk (PTRO) turun -3,21% ke Rp4.530, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah -2,85% ke Rp1.195, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkoreksi -2,45% ke Rp795.

        Saham-saham milik Grup Bakrie juga ikut tertekan. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) merosot -7,46% ke Rp124, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun -6,85% ke Rp680, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah -3,67% ke Rp210, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) turun -3,41% ke Rp396, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terkoreksi -3,07% ke Rp790.

        Sementara itu, saham yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro juga mengalami tekanan, di antaranya PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun -6,93% ke Rp940, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) melemah -6,15% ke Rp244, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) turun -5,14% ke Rp3.320, dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) terkoreksi -4% ke Rp4.920.

        Dari kelompok lain, saham yang berkaitan dengan Sugianto Kusuma dan Salim Group turut melemah, yakni PT Citra Buana Prasida Tbk (CBDK) turun -2,9% ke Rp4.680 serta PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melemah -1,59% ke Rp7.750.

        Baca Juga: Jurus BEI Dorong Emiten Tingkatkan Free Float 15%

        Saham milik Grup Sinarmas, yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), bahkan merosot -11,47% ke Rp66.925. Tekanan juga terlihat pada saham Haji Isam seperti PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang turun -9,54% ke Rp1.755 dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) melemah -5,17% ke Rp7.800.

        Sementara itu, saham yang berkaitan dengan Low Tuck Kwong yakni PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turut terkoreksi -2,45% ke Rp12.950.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: