Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kepala Perwakilan BI Sumut: Pembangunan Bangsa Kini Ditentukan Kualitas SDM

        Kepala Perwakilan BI Sumut: Pembangunan Bangsa Kini Ditentukan Kualitas SDM Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
        Warta Ekonomi, Medan -

        Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa saat ini tidak lagi ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimilikinya.

        Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama bantuan pendidikan kebanksentralan Bank Indonesia Tahun 2026 bersama sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara, Selasa (17/3/2026), di Medan.

        Menurut Rudy, program bantuan pendidikan yang disalurkan BI merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

        "Dulu kita berpikir bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki sumber daya alam seperti minyak bumi dan batubara. Tetapi sekarang, keunggulan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya," ujarnya.

        Ia mencontohkan Singapura yang memiliki wilayah kecil dan sumber daya alam terbatas, namun mampu menjadi negara maju karena didukung oleh SDM yang berkualitas.

        Karena itu, BI berkomitmen mendukung lahirnya generasi unggul tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter serta kontribusinya bagi pembangunan bangsa.

        Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga berbagi pengalaman pribadi tentang pentingnya pendidikan dalam mengubah kehidupan. Ia mengaku pernah merasakan sulitnya kehidupan saat menjadi mahasiswa dan sangat terbantu oleh berbagai program beasiswa.

        "Pendidikanlah yang mengangkat saya dari jurang kemiskinan hingga bisa berada pada posisi saat ini," katanya.

        Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama BI dengan perguruan tinggi tidak hanya sebatas penyaluran beasiswa kepada mahasiswa, tetapi juga penguatan ekosistem pendidikan melalui literasi kebanksentralan, peningkatan kapasitas akademik, serta pengembangan riset yang aplikatif.

        BI juga mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pertanian dan pengembangan UMKM.

        "Kolaborasi antara BI, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk membangun optimisme dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," jelasnya.

        Baca Juga: Transaksi QRIS Melonjak Tajam 133,20 Persen, Bank Indonesia Perluas Jangkauan ke Korea Selatan

        Program beasiswa dan kemitraan pendidikan BI di Sumatera Utara saat ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Sumatera Utara, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, Universitas Medan Area, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Politeknik Negeri Medan, Universitas HKBP Nommensen, serta Universitas Pembangunan Panca Budi.

        Ia berharap program ini dapat melahirkan generasi muda yang kelak menjadi pemimpin masa depan dan berkontribusi dalam memajukan Sumatera Utara maupun Indonesia.

        "Saya teringat pesan Soekarno, 'Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia'. Generasi muda inilah yang akan menjadi pemimpin masa depan bangsa," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Khairunnisak Lubis
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: