Tak Dibantu Soal Iran, Trump Ogah Bantu Lagi Sekutu Amerika Serikat: Carilah Minyak Kalian Sendiri
Kredit Foto: Istimewa
Amerika Serikat menegaskan bahwa pihaknya tak akan memberikan bantuan untuk sekutunya usai perang dengan Iran. Hal ini menandai keretakan hubungan antara negara terkait dengan sekutunya seperti North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melontarkan kritik keras kepada sekutu-sekutunya yang terdampak krisis energi akibat penutupan dari Selat Hormuz. Kritikan tersebut diberikan karena mereka tak ikut mendukung operasi militer melawan Iran.
Baca Juga: Trump Ngamuk ke Prancis Gegara Pemblokiran Jalur Senjata Amerika Serikat ke Israel
Trump menyindir negara-negara yang kesulitan mendapatkan bahan bakar akibat terganggunya pasokan dari jalur tanker minyak tersebut. Ia menyarankan sebaiknya mereka membeli minyak dari Amerika Serikat.
"Kepada semua negara yang tidak bisa mendapatkan bahan bakar, yang menolak untuk terlibat dalam konflik, saya punya saran untuk kalian: belilah minyak dari Amerika Serikat. Kami punya banyak," ungkap Trump di Truth Social.
Trump di sisi lain juga mendorong agar sekutunya untuk berjuang sendiri dalam mengamankan pasokan minyak dari Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa pihaknya mungkin tidak akan lagi memberikan bantuan seperti sebelumnya.
"Kumpulkan keberanian yang tertunda, pergilah ke jalur itu dan rebut saja. Kalian harus mulai belajar bagaimana berjuang sendiri," kata Trump.
Trump menilai bahwa sekutunya tidak menunjukkan dukungan dengan terlibat dalam konflik dari Amerika Serikat, Israel dan Iran. Hal ini memicu frustrasi dalam dirinya, yang merasa telah menanggung beban keamanan global tanpa dukungan setara.
"AS tidak akan ada lagi untuk membantu kalian, sama seperti kalian tidak ada untuk kami. Iran pada dasarnya telah hancur. Bagian tersulit sudah selesai. Carilah minyak kalian sendiri," kata Trump.
Pernyataan Trump sejalan dengan sikap Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Ia sebelumnya menyebut bahwa pihaknya perlu meninjau ulang hubungan dengan NATO. Rubio menyoroti bahwa beberapa sekutu bahkan menolak memberikan akses pangkalan dan wilayah udara untuk operasi militer.
Rubio menyoroti sikap beberapa negara blok euro yang menolak memberikan akses pangkalan militer maupun wilayah udara untuk mendukung operasi dari Amerika Serikat. Diketahui negara-negara tersebut adalah Prancis, Italia dan Spanyol.
Menurutnya, hal tersebut menimbulkan pertanyaan apakah aliansi masih berfungsi sebagai aliansi yang saling menguntungkan. Ia menyebut adanya kekhawatiran bahwa hubungan tersebut telah berubah menjadi jalan satu arah.
Rubio menilai bahwa selama ini pihaknya berada di posisi utama dalam melindungi blok euro, namun tidak mendapatkan dukungan yang sepadan saat dibutuhkan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan akhir terkait masa depan hubungan dengan alinasi berada di tangan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca Juga: NATO Retak, Amerika Serikat Akan Tinjau Ulang Aliansi Usai Perang Iran
Penutupan Selat Hormuz sendiri telah menyebabkan gangguan besar pada pasokan minyak global. Jalur ini merupakan salah satu rute energi paling vital di dunia, sehingga dampaknya dirasakan oleh banyak negara, termasuk sekutu dari AS.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: