Angka Kepuasan Tembus 88,8 Persen, Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Kredit Foto: Dok. BPMI
Periode mudik Lebaran 2026 telah berakhir. Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa manajemen mudik tahun ini harus dilaksanakan secara terpadu, dengan mengutamakan kelancaran transportasi, penguatan pengamanan, serta kualitas layanan publik di seluruh titik perjalanan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, pada bulan Maret lalu, Presiden meminta seluruh kementerian/lembaga memastikan kesiapan menyeluruh agar masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan terjangkau.
“Untuk semua kementerian dan badan saya berharap bahwa kita laksanakan persiapan menghadapi lebaran, kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang,” ucap Presiden, dikutip dari siaran pers, Senin (6/4).
Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya sinergi dengan TNI dan Polri dalam mendukung kelancaran arus mudik. Peningkatan kualitas layanan publik di berbagai titik transportasi turut menjadi sorotan Kepala Negara, termasuk pengendalian antrean serta jaminan ketersediaan energi dan layanan komunikasi.
“Saya minta Menteri Perhubungan untuk memastikan bahwa kebijakan diskon harga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, baik diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol dan memastikan pelayanan yang baik di setiap tempat,” katanya.
Sejalan dengan komitmen tersebut, hasil survei Lembaga KedaiKOPI menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat merasa puas terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Sebanyak 88,8 persen responden menyatakan puas, dengan nilai rata-rata 7,18 dari skala sepuluh.
“Kita mendapatkan nilai sebesar 7,18 gitu ya, maka dari skala tersebut kita dapat kategorikan bahwa responden yang melakukan mudik cukup puas dengan layanan atau manajemen mudik yang telah dilakukan oleh pemerintah,” ucap Ashma Nur Afifah, Head of Research dari Lembaga Survei KedaiKOPI dalam kanal YouTube Survei KedaiKOPI pada Senin, 6 April 2026.
Dalam penjelasannya, Ashma menyampaikan bahwa kepuasan publik ditopang oleh dua aspek utama yakni layanan transportasi dan kebijakan manajemen mudik secara keseluruhan. Pada sektor transportasi, kenyamanan armada menjadi aspek yang paling diapresiasi oleh responden.
“Kita lihat bahwa secara konsisten armada itu, kepuasan terhadap kenyamanan armada itu menjadi persentase yang paling tinggi,” tuturnya.
Baca Juga: KAI Tembus 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
Baca Juga: Arus Mudik-Balik Lancar, Penyeberangan Layani 5,52 Juta Penumpang
Sementara dari sisi infrastruktur, jalan tol mencatat tingkat kepuasan tinggi pada aspek keamanan dan penerangan yang meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Aspek lainnya yaitu terkait kebijakan pengaturan jalan dengan persentase kepuasan mencapai 80 persen dengan rakayasa lalu lintas yang dilakukan seperti one way atau contraflow.
“Ada juga tentang posko kesehatan, 82 persen pemudik puas dengan layanan di posko kesehatan. Dan untuk fasilitas rest area, pemudik mengapresiasi ketersediaan bahan bakar yang ada di rest area, ada 87 persen,” katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: