Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Risiko El Nino Meningkat, OJK Buka Opsi Penyesuaian Premi

        Risiko El Nino Meningkat, OJK Buka Opsi Penyesuaian Premi Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penyesuaian tarif premi asuransi tetap dilakukan secara terukur di tengah meningkatnya risiko akibat fenomena El Nino ekstrem.

        Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menegaskan bahwa kebijakan premi harus mempertimbangkan daya beli masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan industri.

        Fenomena El Nino diprediksi memicu kekeringan dan kebakaran, yang berpotensi meningkatkan klaim serta mendorong kebutuhan penyesuaian tarif di industri asuransi.

        “Penyesuaian tarif premi tetap dilakukan secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan daya beli masyarakat,” ujar Ogi dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).

        Di tengah tekanan risiko tersebut, industri asuransi dinilai telah memiliki sejumlah instrumen mitigasi untuk menjaga stabilitas keuangan, salah satunya melalui pemanfaatan reasuransi dan proteksi terhadap risiko bencana besar.

        “Meski demikian, industri telah memiliki mitigasi yang memadai melalui program reasuransi, termasuk proteksi katastropik serta pembentukan cadangan teknis,” katanya.

        Baca Juga: Risiko Kebakaran Naik, Asuransi Kena Imbas El Nino

        Baca Juga: Ekspor Perikanan 2025 Capai Rekor Rp 107 Triliun di Tengah Ancaman El Nino

        Selain itu, OJK juga mendorong penguatan inovasi produk sebagai bagian dari strategi menghadapi risiko iklim yang semakin kompleks. Produk berbasis parametric insurance dinilai dapat menjadi alternatif untuk mempercepat proses klaim dan meningkatkan kepastian perlindungan.

        “OJK juga mendorong penguatan inovasi produk seperti asuransi parametrik serta koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk Maipark, dalam pemutakhiran peta risiko bencana,” ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: