Kredit Foto: Istimewa
Langkah MSIG Asia menjalin kemitraan dengan Ancileo memperkuat kapabilitas PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) dalam menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat yang semakin mobile dan dinamis. Kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan solusi asuransi perjalanan yang lebih personal, intuitif, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Melalui kemitraan tersebut, MSIG bersama Ancileo akan menghadirkan perlindungan perjalanan yang terintegrasi langsung dalam proses pemesanan perjalanan. Solusi ini memungkinkan nasabah memperoleh perlindungan secara lebih seamless saat merencanakan perjalanan, baik melalui maskapai, online travel agent (OTA), maupun platform perjalanan lainnya.
Selain mempermudah akses perlindungan, kolaborasi ini juga dirancang untuk menghadirkan proses klaim yang lebih sederhana. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan perlindungan perjalanan yang lebih praktis dan relevan dengan mobilitas saat ini.
Dalam kerja sama ini, Ancileo berperan menghubungkan produk asuransi MSIG dengan berbagai platform perjalanan. Melalui teknologi yang dimilikinya, Ancileo memungkinkan integrasi langsung antara sistem pemesanan perjalanan dengan layanan asuransi, sehingga perlindungan dapat diakses secara lebih cepat dan efisien.
Kolaborasi ini ditopang pengalaman Ancileo yang telah lebih dari satu dekade berfokus di sektor perjalanan. Kemitraan yang telah terjalin sejak 2020 juga telah mendukung berbagai integrasi dengan maskapai dan platform perjalanan di kawasan, seperti Scoot, Malaysia Airlines, dan Trip.com.
Pendekatan terintegrasi tersebut dinilai semakin relevan dengan karakteristik pasar Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan mobilitas domestik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Februari 2026 mencapai sekitar 91,14 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia Bernardus P. Wanandi mengatakan kebutuhan perlindungan perjalanan kini terus berkembang, tidak lagi terbatas pada perjalanan ke luar negeri.
“Kebutuhan akan perlindungan perjalanan pun ikut berevolusi, kini tidak lagi hanya relevan untuk perjalanan internasional, tetapi juga semakin penting dalam perjalanan domestik sehari-hari,” kata Bernardus.
Di tingkat regional, kolaborasi MSIG Asia dan Ancileo menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas pengembangan bisnis asuransi perjalanan di Asia Pasifik. Saat ini, sekitar 60 persen distribusi asuransi perjalanan MSIG di Asia berasal dari model kemitraan B2B2C, termasuk melalui maskapai dan platform perjalanan.
CEO MSIG Asia Clemens Philippi menyebut langkah ini sebagai bagian dari penguatan posisi perusahaan di pasar asuransi umum Asia.
“Langkah ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat posisi kepemimpinan MSIG di pasar asuransi umum Asia. Kami terus berinvestasi dalam inisiatif pertumbuhan berdampak tinggi untuk mempercepat kapabilitas digital kami, seiring dengan pertumbuhan perjalanan di kawasan ini,” ujarnya.
Baca Juga: OJK Terapkan QR Code STTD, Jadi Senjata Baru Perkuat Asuransi
Sementara itu, Founder & CEO Ancileo Olivier Michel menilai kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada ekspansi bisnis, tetapi juga pada pembentukan pengalaman baru dalam layanan asuransi perjalanan.
“Kami percaya kolaborasi ini bukan sekadar pengembangan bisnis, tetapi juga langkah untuk mendefinisikan ulang bagaimana asuransi perjalanan dapat memberikan nilai nyata bagi nasabah dan mitra di Asia,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: