Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Youtuber Terkenal 'Dirujak' Netizen karena Hadiri Acara Pernikahan Usai Jadi Penumpang di Kapal Pembawa Hantavirus

        Youtuber Terkenal 'Dirujak' Netizen karena Hadiri Acara Pernikahan Usai Jadi Penumpang di Kapal Pembawa Hantavirus Kredit Foto: Annisa Nurfitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        YouTuber terkenal asal Turki, Ruhi Cenet, menuai kritik tajam dari publik lantaran nekat menghadiri sebuah acara pernikahan yang padat tamu di Istanbul.

        Kecaman ini mencuat karena Cenet baru saja kembali dari pelayaran kapal pesiar MV Hondius, yang kini tengah diselidiki oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait wabah mematikan hantavirus.

        Çenet diketahui merupakan satu dari 147 penumpang dan awak kapal MV Hondius. Kehadirannya di acara pernikahan pada tanggal 3 Mei tersebut terungkap setelah fotonya beredar luas di media sosial, yang seketika memicu kemarahan warganet.

        Merespons kecaman tersebut, Cenet memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya beberapa hari kemudian. Ia berdalih berani menghadiri pesta tersebut karena pada saat itu WHO belum mengumumkan adanya penyelidikan terkait wabah hantavirus di kapalnya.

        Namun, fakta menunjukkan bahwa WHO menginformasikan wabah tersebut kepada dunia secara resmi tepat pada tanggal 3 Mei.

        Baca Juga: Kasus Hantavirus Muncul di 9 Provinsi, DPR Desak Pemerintah

        Cenet pun secara samar menanggapi hal ini dengan mengatakan bahwa foto dirinya "sepertinya diambil setelah tanggal 2 Mei." Tampaknya, YouTuber tersebut terlambat menyadari status darurat dari kapal yang ditumpanginya.

        Dalam wawancaranya bersama NBC News, Cenet menjelaskan bahwa ia mengambil rute pelayaran tersebut untuk menggarap proyek film dokumenter tentang kepulauan di Atlantik Selatan. Ia mengaku sudah turun dari kapal pesiar itu pada 24 April di St. Helena, sebuah pulau terpencil di perairan Atlantik Selatan.

        Hingga saat ini, Cenet menegaskan bahwa dirinya tidak merasakan gejala virus tersebut seperti demam maupun nyeri otot. Meski begitu, ia kini tengah menjalani karantina mandiri dan memantau kondisi kesehatannya secara ketat.

        Untuk diketahui, wabah hantavirus diduga kuat merebak sekitar tanggal 1 April Saat itu, MV Hondius memulai pelayaran "Ekspedisi Atlantik" dari Ushuaia, Argentina, menuju Kepulauan Canary, Spanyol, dengan beberapa pemberhentian.

        Otoritas meyakini wabah bermula dari sepasang suami istri asal Belanda yang tertular virus tersebut saat mengikuti tur mengamati burung di dekat area pembuangan sampah sebelum naik ke kapal.

        Setelah pasangan itu meninggal dunia, rentetan wabah tersebut turut merenggut nyawa penumpang lainnya, yang terdiri dari warga negara Belanda, Inggris, dan Jerman.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: