Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        ASIX, China Mobile, dan ITB Kenalkan AI 'LIBRA' untuk Pangkas Beban Administrasi Perusahaan

        ASIX, China Mobile, dan ITB Kenalkan AI 'LIBRA' untuk Pangkas Beban Administrasi Perusahaan Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        PT ASIX Indonesia Cerdas, entitas anak PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), resmi meluncurkan LIBRA, asisten kecerdasan buatan (AI) berstandar enterprise yang dirancang untuk membantu perusahaan mengurangi beban administratif, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan produktivitas kerja.

        Peluncuran LIBRA digelar di ITB Innovation Park dengan mengusung tema “Future Activated”. Kehadiran platform AI tersebut ditujukan sebagai mitra digital yang mampu mengotomatisasi alur kerja administratif secara aman dan efisien sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada inovasi dan pekerjaan strategis.

        ITB Innovation Park dipilih sebagai lokasi peluncuran karena menjadi lokasi berdirinya AI Joint Lab hasil kolaborasi Sinar Mas, China Mobile, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

        Dalam pengembangannya, PT ASIX Indonesia Cerdas (ASIX) berkolaborasi dengan China Mobile JiuTian Artificial Intelligence Technology (Beijing) Company Limited. Ke depan, pengembangan LIBRA juga akan melibatkan ITB.

        Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas, Andrie Tjioe mengatakan LIBRA dirancang untuk mengintegrasikan teknologi AI guna mendukung efisiensi operasional perusahaan.

        “LIBRA bukan sekadar alat bantu, melainkan mitra digital yang aman untuk membantu tim bekerja dengan lebih lincah. Baik dalam pencarian informasi penting maupun penyederhanaan alur kerja internal, LIBRA membantu meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan keamanan data perusahaan,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

        Kepala Biro Data & Informasi Dewan Pertimbangan Presiden RI, M. Arfan Sahib Sali Kando menilai peluncuran LIBRA sejalan dengan agenda percepatan transformasi digital nasional yang aman dan berdampak nyata.

        Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi, memperkuat pengambilan keputusan, dan mendorong daya saing Indonesia di era ekonomi digital.

        “Hari ini, dengan diluncurkannya LIBRA, kita menambah satu lagi pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia. Satu langkah signifikan, tetapi harapannya memiliki impact yang besar.” ujarnya.

        Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan pelaku teknologi dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan.

        Sementara itu, Dosen Teknik Telekomunikasi ITB, Dr. Ian Josef Matheus Edward mengatakan kehadiran LIBRA di ITB Innovation Park menjadi bentuk kolaborasi strategis antara dunia akademik dan industri.

        "Untuk mengakselerasi transformasi digital Indonesia, dibutuhkan solusi AI yang tidak hanya mutakhir secara teknologi, tetapi juga aplikatif dan relevan dalam menjawab tantangan masa depan," ujarnya.

        Dari sisi teknologi, Senior Solutions Manager China Mobile JiuTian Company, Patrick Hu menyebut fokus utama perusahaan adalah menyediakan infrastruktur enterprise yang menjadi fondasi LIBRA.

        "Kolaborasi ini memastikan pengguna korporat mendapatkan stabilitas, skalabilitas, serta keamanan tingkat tinggi yang menjadi syarat penting dalam transformasi digital berskala besar," ujarnya.

        Sebagai asisten AI berstandar enterprise, LIBRA dilengkapi sejumlah fitur seperti AI Assistant untuk menjawab pertanyaan kompleks, Document Translator and Summarizer untuk menerjemahkan dan merangkum dokumen, hingga Meeting Transcription yang mampu mengubah percakapan rapat menjadi catatan tertulis.

        Platform tersebut juga memiliki fitur Image Generator, subtitle otomatis, dan dubbing multibahasa untuk mendukung komunikasi bisnis dan pembuatan konten.

        Skalabilitas operasional LIBRA turut diperkuat melalui LIBRA Business Suite yang dirancang untuk membantu perusahaan mengotomatisasi proses operasional dan meningkatkan efisiensi di tingkat departemen.

        Baca Juga: Mendag Busan Warning: Jangan Sampai Konsumen Jadi Korban Era Digital

        CEO PT DSST Daya Mas Gemilang, Marlo Budiman mengatakan kehadiran LIBRA menjadi langkah strategis DSSA dalam mempercepat transformasi digital nasional melalui solusi AI yang aman dan adaptif bagi industri.

        “Kehadiran LIBRA merupakan langkah strategis DSSA dalam mempercepat transformasi digital nasional melalui penyediaan solusi kecerdasan buatan yang aman dan adaptif bagi sektor industri. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pilar teknologi ini guna membangun fondasi operasional yang lebih tangguh dan berdaya saing global, sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung kedaulatan digital Indonesia.” jelasnya.

        Melalui kolaborasi ASIX, China Mobile, dan ITB, peluncuran LIBRA disebut menjadi langkah dalam menghadirkan solusi AI berstandar global yang relevan dengan kebutuhan lokal Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: