Kredit Foto: Youtube Sekretariuat Kabinet
Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan candaan kepada Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat terkait rekam jejaknya yang pernah dipenjara sebelum akhirnya dipercaya menjadi menteri di Kabinet Merah Putih.
Gurauan itu disampaikan saat peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
"Kapan terakhir dipenjara? Bolak-balik masuk penjara sekarang jadi menteri," kata Prabowo yang disambut tawa hadirin, dikutip Sabtu (16/5).
Sebelum dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada 27 April 2026, Jumhur memang dikenal sebagai aktivis buruh yang vokal, bahkan beberapa kali harus mendekam di penjara akibat aksinya.
Biodata dan Latar Belakang Pendidikan
Nama lengkapnya Mohammad Jumhur Hidayat, lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 18 Februari 1968.
Ia menempuh pendidikan S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1986 dengan jurusan Teknik Fisika. Setelah itu, ia melanjutkan studi S2 dan meraih gelar Magister Sosiologi di Universitas Indonesia (UI).
Riwayat Penahanan
Jumhur dikenal sebagai aktivis sejak masa kuliah hingga era reformasi, ia tercatat pernah mendekam dua kali di penjara karena aktivitas politik dan gerakan sosialnya:
1. Era Orde Baru (1989)
Ia ditangkap dan dihukum penjara selama 3 tahun setelah menggalang demonstrasi mahasiswa ITB untuk menolak kedatangan Menteri Dalam Negeri saat itu, Rudini, pada 5 Agustus 1989.
2. Era Presiden Joko Widodo (2020)
Saat bergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jumhur ditangkap oleh Bareskrim Polri karena tuduhan penyebaran hoaks atay berita bohong terkait unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja melalui media sosial. Ia divonis hukuman 10 bulan penjara.
Baca Juga: Candaan Prabowo ke Jumhur Hidayat: Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
Baca Juga: Sampah Disulap Jadi Listrik, Menteri Jumhur Kebutkan PSEL Palembang
Perjalanan Karier dan Organisasi
- Tahun 2007–2014, Jumhur dipercaya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
- Tahun 2022–2027, ia menjabat sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
- Pada Pilpres 2024, Jumhur menjadi Co-Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar.
- Tahun 2026, ia diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq dalam reshuffle kabinet.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: