Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        GPCI Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Relawan Global Sumud Flotilla saat Ditahan Israel! Bagaimana Nasib WNI yang Tertangkap?

        GPCI Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Relawan Global Sumud Flotilla saat Ditahan Israel! Bagaimana Nasib WNI yang Tertangkap? Kredit Foto: Tangkapan Layar Instagram Republika
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Insiden penahanan terhadap aktivis dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla kembali memicu perhatian internasional di tengah meningkatnya ketegangan terkait pengiriman bantuan ke Gaza.

        Sejumlah organisasi kemanusiaan terus memantau perkembangan penahanan relawan yang dilakukan oleh pasukan Israel dalam operasi di perairan menuju Jalur Gaza.

        Isu ini menguat setelah beredarnya sebuah video yang dibagikan oleh Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir, yang memperlihatkan momen penangkapan sejumlah orang dalam operasi tersebut.

        Video itu kemudian menjadi sorotan setelah Koordinator Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Maimon Herawati mengungkap adanya dugaan kekerasan terhadap salah satu relawan.

        Ia menyebut seorang perempuan dalam video tersebut terlihat berteriak “free Palestine” sebelum diduga mengalami tindakan kekerasan oleh aparat.

        “Kalau video kekerasan itu memang terjadi salah satu perempuan yang berteriak ‘free Palestine’ lalu kemudian rambutnya dijambak dan kepalanya didorong ke bawah itu sahabat saya,” ujarnya.

        Maimon mengatakan relawan tersebut merupakan rekannya yang berasal dari Irlandia dan ia mengenali langsung sosok dalam rekaman itu.

        Namun, ia menegaskan belum dapat mengidentifikasi seluruh orang yang terlihat dalam video karena sebagian wajah tertutup.

        Menurutnya, hanya beberapa individu yang bisa dikenali, termasuk seorang politisi dari Italia yang turut berada dalam penangkapan tersebut.

        “Adapun wajah-wajah yang lain kami belum bisa mendeteksi kecuali satu politisi dari Italia,” katanya.

        Maimon juga menilai tindakan yang terekam dalam video tersebut menunjukkan adanya kekerasan terhadap para relawan yang ditahan dalam operasi tersebut.

        Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut mencerminkan perlakuan aparat Israel terhadap peserta misi kemanusiaan yang mencoba menembus blokade Gaza.

        Baca Juga: Usaha Netanyahu Hancur, Israel Terbelah Gegara Viralnya Kekerasan ke Relawan Global Sumud Flotilla

        Selain itu, terdapat sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam misi Global Sumud Flotilla dan turut menjadi bagian dari kelompok yang ditahan.

        Hingga saat ini, pihak GPCI belum dapat memastikan kondisi terbaru para WNI tersebut di lokasi penahanan.

        Upaya diplomatik dan koordinasi antar jaringan internasional masih terus dilakukan untuk mendorong pembebasan para relawan yang ditahan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: